ANALISIS PENERAPAN SISTEM ONE OBLIGOR TERHADAP KUALITAS PEMBIAYAAN : STUDI KASUS PADA PT BPR SYARIAH MANDIRI MITRA SUKSES GRESIK

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Atiqoh, Dzuriyatul (2015) ANALISIS PENERAPAN SISTEM ONE OBLIGOR TERHADAP KUALITAS PEMBIAYAAN : STUDI KASUS PADA PT BPR SYARIAH MANDIRI MITRA SUKSES GRESIK. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (156kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (186kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (471kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (359kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (550kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (305kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (213kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Skripsi yang berjudul “Analisis Penerapan Sistem One Obligor Terhadap Kualitas Pembiayaan (Studi Kasus Pada PT BPR Syariah Mandiri Mitra Sukses Gresik)” ini merupakan hasil penelitian kualitatif yang bertujuan menjawab pertanyaan tentang bagaimana penerapan sistem one obligor di PT BPR Syariah Mandiri Mitra Sukses Gresik dan bagaimana analisis sistem one obligor terhadap kualitas pembiayaan di PT BPRS Mandiri Mitra Sukses Gresik.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara, yang selanjutnya data dianalisis dengan teknik deskriptif analisis.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penerapan sistem one obligor di BPRS Mandiri Mitra Sukses Gresik adalah melalui beberapa tahap: pertama, Marketing/AO mengecek status kolektibilitas nasabah baru melalui Sistem Informasi Debitur (SID). Untuk nasabah lama, marketing atau AO selalu melakukan pengawasan mengenai kelancaran nasabah. Kedua, Ketua Bagian Operasional menggolongkan kolektibilitas nasabah sesuai kelancaran angsuran nasabah. Ketiga, Ketua Bagian Operasional membentuk Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP) sesuai kolektibilitas nasabah masing-masing.
Dari analisis sistem one obligor didapatkan hasil kualitas pembiayaan semakin menurun karena kolektibilitas nasabah secara otomatis diturunkan mengikuti kolektibilitas terendahnya masing-masing.
Dalam meningkatkan kualitas pembiayaan, hendaknya pihak BPRS Mandiri Mitra Sukses Gresik lebih berhati-hati dalam proses penanaman dana atau penanganan pembiayaan. Sehingga pihak BPRS Mandiri Mitra Sukses Gresik dapat menekan jumlah pembiayaan bermasalah. Dan dengan diberlakukannya sistem one obligor tidak berdampak besar pada kualitas pembiayaan di bank yang bersangkutan

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Mugyati
Creators:
CreatorsEmailNIM
Atiqoh, DzuriyatulUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Bank dan Perbankan Islam
Hukum Islam > Mudharabah
Uncontrolled Keywords: One Obligor; BPR Syariah; Pembiayaan
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Editor : Ummir Rodliyah------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 14 Jan 2016 07:04
Last Modified: 14 Jan 2016 07:04
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/3263

Actions (login required)

View Item View Item