Analisis hukum pidana Islam tentang Tindak Pidana Percobaan Pencabulan Anak di bawah umur: studi Putusan Pengadilan Negeri Solok Nomor: 45/Pid.Sus/2015/Pn.Slk

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Akbar, Zul (2019) Analisis hukum pidana Islam tentang Tindak Pidana Percobaan Pencabulan Anak di bawah umur: studi Putusan Pengadilan Negeri Solok Nomor: 45/Pid.Sus/2015/Pn.Slk. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Zul Akbar_C03215041.pdf

Download (1MB)

Abstract

Skripsi yang berjudul ‚Analisis Hukum pidana Islam Tentang Tindak Pidana Percobaan Pencabulan Anak Di Bawah Umur (Studi Putusan Pengadilan Negeri Solok Nomor: 45/Pid.Sus/2015/Pn.Slk)‛ ini merupakan hasil penelitian kepustakaan untuk menjawab pertanyaan tentang bagaimana analisis pertimbangan Hakim dalam memberikan sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana percobaan pencabulan anak dalam Putusan Pengadilan Negeri Solok Nomor: 45/Pid.Sus/2015/Pn.Slk dan bagaimana tinjauan hukum pidana Islam terhadap sanksi bagi pelaku tindak pidana percobaan pencabulan anak dalam Putusan Pengadilan Negeri Solok Nomor: 45/Pid.Sus/2015/Pn.Slk. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian normatif untuk menjawab rumusan masalah yang pertama dan jenis penelitian pustaka untuk menjawab rumusan masalah yang kedua. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Undang-undang dan kasus. Bahan hukum yang digunakan berasal dari putusan Pengadilan Negeri Solok nomor 45/Pid.Sus/2015/PN.Slk sebagai bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang berupa peraturan Perundang-undangan, pendapat ahli hukum, serta beberapa karya tulis yang berkenaan dengan tindak pidana percobaan pencabulan terhadap anak yang kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif analisis dengan pola fikir deduktif untuk memperoleh analisis khusus dalam hukum pidana Islam. Penelitian ini memaparkan tentang dua hal, yang pertama yaitu bahwa terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan melanggar ketentuan pasal 289 ayat (2) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP),pertimbanganHakim Pengadilan Negeri Solok dalam memutus perkara bagi pelaku percobaan pencabulan terhadap anak kurang tepat dengan asas lexspecialis derogate legi generalis yang diatur dalam pasal 63 ayat (2) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) yang pada dasarnya menjelaskan bahwa aturan yang bersifat khusus mengesampingkan aturan yang bersifat umum. dan yang kedua, pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri Solok dalam menjatuhkan sanksi bagi pelaku percobaan pencabulanmenurut hukum pidana Islam sudah sesuai dengan ketentuan hukuman ta’zirmenurut hukum pidana Islam, di mana hukuman ta’zir diserahkan kepada ijtihad keputusan ulil amri yang dikuasakan kepada hakim dalam perkara ini, Hakim menjatuhkan hukuman berupa penjara selama 7 bulan,. Sejalan dengan kesimpulan diatas, maka penulis menyarankan kepada Hakim agar dalam mengambil keputusan lebih memperhatikan asas lex specialis derogate legi generalis yang diatur dalam pasal 63 ayat (2)apabila Hakim menangani kasus yang sejenis dengan tujuan untuk memperolehnya suatu keadilan, kemafaatan, dan kepastian hukum.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Akbar, Zulzulabarrc03215041@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Hukum > Hukum Pidana
Hukum > Hukum Pidana Islam
Keywords: Hukum Pidana Islam; Analisis Putusan; Percobaan Pencabulan Anak
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Akbar Zul
Date Deposited: 09 Jul 2019 03:20
Last Modified: 09 Jul 2019 03:20
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/32477

Actions (login required)

View Item View Item