Pengorganisasian dalam menciptakan masyarakat tangguh bencana gunung meletus di Desa Puncu Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri

Tsani, Rifa Alfia (2019) Pengorganisasian dalam menciptakan masyarakat tangguh bencana gunung meletus di Desa Puncu Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Rifa Alfia Tsani_B92215085.pdf] Text
Rifa Alfia Tsani_B92215085.pdf

Download (7MB)

Abstract

Penelitian skripsi ini membahas tentang pengorganisasian dalam menciptakan masyarakat tangguh bencana gunung meletus di Desa Puncu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kerentanan masyarakat Desa Puncu terhadap bencana gunung meletus, mengetahui proses pengorganisasian dalam menciptakan masyarakat tangguh bencana, serta mengetahui relevansi pengorganisasian masyarakat tangguh bencana dalam menghadapi erupsi Gunung Kelud dengan dakwah pengembangan masyarakat Islam. Penelitian ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Research) dimana proses penelitian mengajak partisipasi aktif masyarakat dan menjadikan masyarakat sebagai subjek dan objek pendampingan. Proses penelitan skripsi ini dilaksanakan dengan mengkaji masalah bersama masyarakat hingga proses penyelesaian dari masalah tersebut. Sehingga akan tercipta perubahan sosial masyarakat. Proses pengorganisasian dimulai dari assesment awal, inkulturasi, proses penggalian data, menyimpulkan hasil riset, merencanakan aksi perubahan, pelaksanaan program, mempersiapkan keberlanjutan program, dan monitoring evaluasi. Kerentanan masyarakat terhadap bencana gunung meletus dibuktikan dengan tingginya risiko yang ditimbulkan akibat bencana gunung meletus seperti, rusaknya permukiman masyarakat, kerugian sektor pertanian yang tinggi, munculnya penyakit alergi, asma, diare, dan trauma. Selain itu, kurangnya ketangguhan masyarakat dan kurang efektifnya peran pemerintah desa dan Tim Siaga Bencana yang menjadi penyebab tingginya risiko bencana gunung meletus. Perubahan yang terjadi setelah adanya proses pengorganisasian adalah masyarakat memiliki pemahaman ketangguhan bencana, adanya advokasi kebijakan ketangguhan bencana, dan kuatnya Tim Siaga Bencana. Relevansi proses pengorganisasian masyarakat tangguh bencana dalam menghadapi erupsi gunung meletus dengan dakwah pengembangan masyarakat adalah tidak boleh meniggalkan manusia yang lemah. Harus di dampingi dan di kuatkan dalam berbagai aspek termasuk pada aspek bencana. Serta sebagai manusia, harus meninggalkan generasi yang kuat karena penelitian skripsi ini diharapkan adanya keberlanjutan dari masyarakat.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Pengorganisasian; Ketidaktangguhan
Subjects: Dakwah
Dakwah > Pengembangan Masyarakat
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: Tsani Rifa Alfia
Date Deposited: 03 Jul 2019 07:12
Last Modified: 03 Jul 2019 07:12
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/32376

Actions (login required)

View Item
View Item