Tinjauan Hukum Islam terhadap Implementasi Jual Beli Nick (Username) MIG33 Via Online

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Aziz, Dzul Hilmi (2011) Tinjauan Hukum Islam terhadap Implementasi Jual Beli Nick (Username) MIG33 Via Online. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Dzul Hilmi Aziz_C02207151.pdf

Download (943kB)

Abstract

Skripsi ini merupakan hasil dari studi kasus dan penelitian kepustakaan (Library Research) untuk menjawab dua pertanyaan penelitian sebagai berikut : Pertama bagaimana latar belakang terjadinya jual beli nick (username) Mig33 V ia Online?, Kedua bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap transaksi jual beli nick (username) Mig33 V ia Online? Data penelitian ini keseluruhan diperoleh dan dihimpun melalui wawancara (interview) dan dokumentasi (data-data tertulis) yang kemudian dianalisis dengan mengunakan metode deskriptif kemudian kesimpulannya diambil melalui teknik kualitatif, dengan pola pikir induktif. Hasil penelitian ini menyimpulkan : Pertama, latar belakang terjadinya jual beli nick di Mig33 adalah semakin banyaknya orang yang menggunakan Mig33, semakin banyak pula nick (username) yang telah dipakai dalam Mig33. Hal ini yang mengakibatkan semakin sulit nick (username) yang bisa di gunakan dalam Mig33. Permasalahan seperti inilah yang menjadikan para pengguna Mig33 yang kreatif dalam berbisnis menggunakan nick sebagai objek jual beli. Nick diperjual belikan juga karena para member mempunyai alasan sendiri- sendiri untuk membeli nick. Alasan member membeli nick adalah suatu kebanggaan bagi member memiliki nick yang bagus dan cantik, karena nick bagi member mempunyai banyak arti yaitu identitas diri, kenang-kenangan, cita-cita dan kelucuan. Kedua, tinjauan hukum Islam terhadap transaksi jual beli nick Mig33 via online adalah tidak sesuai dengan hukum Islam karena proses transaksi yang dilakukan penjual nick (member Mig33) kurang jelas dari segi akad, ketidakjelasan barang dan penyerahan barang yang dilakukan secara online yang pada dasarnya tidak ada kejelasan atau mengandung unsur gharar dan banyak terjadi kasus penipuan. Kemanfaatan atas benda tersebut sebenarnya juga tidak ada atau hanya sebagai kepuasaan dan kebanggaan. Dari fakta ini maka hukum jual beli nick Mig33 via online yang dilakukan oleh penjual (member Mig33) hukumnya haram. Hendaknya pembaca khususnya para pengguna Mig33 lebih berhati-hati dalam bertransaksi khususnya jual beli nick via online, karena jika seseorang kurang memahami betul-betul cara bertransaksi jual beli diMig33 via online, maka dapat menjadi korban penipuan dari pihak yang kurang bertanggung jawab. Sebaiknya dalam membeli nick lebih aman kita bertransasksi dengan bertemu langsung (face to face).

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Aziz, Dzul HilmiUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Internet
Jual Beli
Uncontrolled Keywords: Jual Beli; Nickname; username
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Editor : Kuntum L.R------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 28 Jun 2019 07:43
Last Modified: 28 Jun 2019 07:43
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/32334

Actions (login required)

View Item View Item