AURAT DALAM AL-QUR’AN PRESPEKTIF M. QURAISH SHIHAB DAN AHMAD MUSTAFA AL-MARAGHI : SURAT AL-ARAF AYAT 26, AL-NUR AYAT 31, AL-AHZAB AYAT 59

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Yaqin, Muhammad Hamzah Ainul (2015) AURAT DALAM AL-QUR’AN PRESPEKTIF M. QURAISH SHIHAB DAN AHMAD MUSTAFA AL-MARAGHI : SURAT AL-ARAF AYAT 26, AL-NUR AYAT 31, AL-AHZAB AYAT 59. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (594kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (282kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (363kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (518kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (563kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (259kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (209kB) | Preview

Abstract

Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah pertama, bagaimana Penafsiran M. Quraish Shihab tentang aurat dalam Surat al-A’raf Ayat 26, al-Nur Ayat 31, al-Ahzab Ayat 59? Kedua, bagaimana Penafsiran Ahmad Mustafa al-Maraghi tentang aurat dalam Surat al-Araf Ayat 26, al-Nur Ayat 31, al-Ahzab Ayat 59? Ketiga, apa Persamaandan Perbedaan penafsiran M. Quraish Shihab dan Ahmad Must}afa al-Maraghi tentang aurat dalamSurat al-Araf Ayat 26, al-Nur Ayat 31, al-Ahzab Ayat 59?
Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk memaparkan dan memproporsionalkan data penafsiran M. Quraish Shihab dan Ahmad Must}afa al-Maraghi sebagai salah satu wacana bagi umat Islam terkait dengan berbagai macam penafsiran yang muncul pada zaman dulu sampai sekarang. Agar nantinya dapat mengembangkan penafsiran ayat al-Quran yang tidak dapat diterima oleh masyarakat untuk dirasionalkan. Kemudian dalam menafsirkannya tidak mengabaikan kaidah-kaidah yang berlaku dalam ilmu tafsir yang telah disepakati oleh para ulama tafsir.
Dalam menjawab permasalahan di atas, penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan metode penyajian data secara deskriptif dan analitis. Deskriptif-analitis adalah menggambarkan bagaimana kedua mufasir menafsirkan tentang aurat dalam Surat al-Araf Ayat 26, al-Nur Ayat 31, al-Ahzab Ayat 59. Kemudian membandingkan pendapat keduanya dalam menafsirkan ayat-ayat tersebut.
Penelitian ini dilakukan karena melihat fenomena yang terjadi sekarang, semakin teknologi berkembang, banyak perubahan yang terjadi. Seperti halnya model pakaian yang semakin jauh dari ajaran al-Quran sehingga fenomena buka-bukaan merajalela dalam kehidupan, pakaian bukan lagi berfungsi sebagai penutup aurat, pakaian hanya sebagai perhiasan tubuh tanpa memperdulikan auratnya terbuka, bahkan dengan berdalih seni dan trend masakini mereka rela mempertontonkan auratnya dikhalayak umum. Padahal dalam al-Quran telah dijelaskan batas aurat, perintah menutup seluruh anggota tubuh kecuali wajah dan telapak tangan sebagaimana terkandung dalam surat al-Araf: 26, al-Nur: 31, al-Ahzab: 59.
Kesimpulan dari penelitian ini adalahsebagai manusia yang berpedoman padaal-Quran untuk mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Khususnya dalam hal berpakaian, berhias, bertingkah laku, supaya terjaga dari fitnah, terjaga dari perbuatan yang merusak moral seorang muslimah yang baik

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Achmad Cholil Zuhdi
Creators:
CreatorsEmailNIM
Yaqin, Muhammad Hamzah AinulUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Tafsir
Uncontrolled Keywords: Aurat; Pakaian
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tafsir Hadis
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 13 Jan 2016 06:55
Last Modified: 13 Jan 2016 06:55
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/3231

Actions (login required)

View Item View Item