Analisis Hukum Islam terhadap Penyerahan dan Penyaluran Zakat Perdagangan di Pasar Wadung Asri desa Gedongan Kecamatan Waru kabupaten Sidoarjo

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Hardiman, fath Asri (2010) Analisis Hukum Islam terhadap Penyerahan dan Penyaluran Zakat Perdagangan di Pasar Wadung Asri desa Gedongan Kecamatan Waru kabupaten Sidoarjo. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Fath Asri Hardiman_C32205011.pdf

Download (3MB)

Abstract

Skripsi ini merupakan hasil penelitian lapangan (field research) di Pasar Wadung Asri Desa Gedongan Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo dengan judul "Analisis Hukum Islam Terhadap Penyerahan dan Penyaluran Zakat Perdagangan di Pasar Wadung Asri Desa Gedongan Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo". Penelitian ini bertujuan untulc menjawab pertanyaan mengenai bagaimana penyerahan zakat perdagangan di Pasar Wadung Asri Desa Gedongan Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo dari para pedagang kepada para Ulama'? Bagaimana penyaluran zakat perdagangan tersebut yang dilakukan oleh para Ulama'? Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap praktek penyerahan clan penyaluran zakat perdagangan di Pasar Wadung Asri Desa Gedongan Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo? Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara (interview) secara langsung untuk memperdalam data, dan dokumenter dari lokasi penelitian di lingkungan masyarakat di Pasar Wadung Asri Desa Gedongan Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo. Kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif analisis dengan menggunakan pola pikir induktif, yaitu suatu metode yang memaparkan hal-hal bersifat khusus dengan menggabungkan dan menganalisisnya terhadap hal-hal yang bersifat umum dalam Islam kemudian dapat diambil suatu kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa praktek penyerahan zakat perdagangan di Pasar Wadung Asri Desa Gedongan Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo yang dilakukan oleh para pedagang kepada para Ulama' mempunyai cara yang beraneka ragam, ada yang berupa uang, beras, dan semen. Kebanyakan para pedagang yang bertempat di pasaran ticlak mempunyai pembukuan secara merinci. Jadi, mereka yang mengeluarkan zakat perclagangannya memakai perhitungan perkiraan. Sedangkan praktek penyaluran zakat perdagangan yang dilakukan oleh para kyai, acla yang disalurkan ke tetangga-tetangganya yang tidak mampu, acla yang disalurkan untuk pembangunan masjid clan sekolah, clan ada juga yang dipergunakan sendiri karena merasa memerlukan atau merasa bahwa dirinya berhak menerima zakat. Praktek penyerahan zakat perdagangan tersebut dalam hukum Islam dari segi mustahiq zakat itu diperbolehkan, akan tetapi dari segi perhitungan zakat barang­ barang clagangan itu tidak diperbolehkan karena tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditentukan oleh syara '. Sedangkan praktek penyaluran zakat perdagangan tersebut dalam hukum Islam diperbolehkan. Berdasarkan kesimpulan diatas maka hendaknya para pedagang membuat pembukuan secara merinci supaya dapat menentukan ni ab zakat perdagangan ketika di akhir t ahun, sehingga mereka dapat mengel uarkan zakat perdagangannya sesuai dengan porsi yang telah ditetapkan oleh syara '. Dan hendaknya para kyai yang dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari, dapat menyalurkan zakat perdagangan kepada mustaqid yang lebih membutuhkan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Hardiman, fath AsriUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Zakat
Uncontrolled Keywords: Zakat Perdagangan; Zakat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Editor : Kuntum L.R------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 27 Jun 2019 04:18
Last Modified: 27 Jun 2019 04:18
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/32305

Actions (login required)

View Item View Item