Studi Analisis Hukum Islam terhadap Penetapan Tarif Jasa Fotocopy di Perpustakaan Airlangga

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Wianti, Lisma (2010) Studi Analisis Hukum Islam terhadap Penetapan Tarif Jasa Fotocopy di Perpustakaan Airlangga. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Lisma Wianti_C02206139.pdf

Download (2MB)

Abstract

Skripsi ini adalah Studi Analisis Hukum Islam terhadap Penetapan Tarif Jasa Fotocopy di Perpustakaan Universitas Airlangga. Dengan itu ada beberapa rumusan masalah yakni : Apa latar belakang penetapan tarif jasa fotocopy di perpustakaan Universitas Airlangga? Bagaimana perspektif hukum Islam terhadap tarif jasa fotocopy di perpustakaan Universitas Airlangga? Data yang di himpun adalah data yang berkaitan dengan harga, serta data-data interview kepada para petugas dan pengelola fotocopy. Selanjutnya, dianalisis dengan tehnik Deskriptif-Verifikatif­ Induktif. Islam mengharamkan pematokan harga, hal ini dikarenakan dapat membatasi kebebasan seseorang yakni penjual. Hal tersebut tercennin dari hadis Nabi yang enggan mematok harga di kalangan umatnya meskipun dalam keadaan perang atau damai. Disisi lain Islam juga tidak memperbolehkan melambungkan harga dengan segala tindakan-tindakan yang dilarang, sebab hal ini dapat menyulitkan banyak orang terlebih lagi rakyat miskin. Di dalam lapangan penulis melihat adanya kontrak standar yang biasa disebut klausula baku, dalam kontrak standar tersebut berisikan tetang penetapan tarif jasa fotocopy seharga Rp.1000,-/perlembar. Fotocopy yang di atas rata-rata normal cukup memberatkan sebagian besar mahasiswa. Harga yang di tetapkan perpustakaan Universitas Airlangga mempunyai beberapa alasan-alasan yang dapat membuat harga menjadi tinggi, meliputi: mesin, kertas, tinta yang di gunakan berbeda dan alasan lain yang lebih bisa diterima adalah skripsi merupakan data-data penting yang harus dilindungi dengan cara mengurangi minat mahasiwa untuk: menfotocpy. Menurut tinjauan hukum Islam, penetapan harga diatas rata-rata selama masih dalam batas wajar, dan dengan alasan untuk melindungi karya-karya skripsi, maka masih diperbolehkan. Di dalam Islam memang tidak diperbolehkan melambungkan harga. Sedangkan didalam realitasnya, penulis tidak menemukan unsur-unsur yang dapat melambungkan harga. Harga lebih tinggi diatas rata-rata bukan karena adanya unsur melambungkan harga, tetapi adanya alasan­ alasan yang lain yang harus diperhatikan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Wianti, LismaUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Keuangan
Uncontrolled Keywords: Tarif; Fotocopy; Universitas Airlangga
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Editor : Kuntum L.R------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 25 Jun 2019 03:01
Last Modified: 25 Jun 2019 03:01
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/32262

Actions (login required)

View Item View Item