Studi terhadap Pengelolaan Zakat Fitrah di Desa Tulungagung Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Setiyowati, Ana (2011) Studi terhadap Pengelolaan Zakat Fitrah di Desa Tulungagung Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Ana Setiyowati_C02207030.pdf

Download (1MB)

Abstract

Skripsi ini merupakan basil penelitian lapangan (field research) di Desa Tulungagung Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro. "Studi Terhadap Pengelolaan Zakat Fitrah di Desa Tulungagung Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro" untuk menjawab dari rumusan masalah, yakni: 1). Bagaimana proses pengelolaan zakat fitrah di Desa Tulungagung Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro 2). Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap pengelolaan zakat fitrah di Desa Tulungagung Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro. Dalam Pengumpulan ini data yang dikumpulkan adalah dengan menggunakan teknik wawancara (intervievV), observasi dan telaah pustaka, kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif analisis menggunakan pola pikir induktif untuk mendapatkan kesimpulan. Dari basil penelitian ditemuakan bahwa proses pengelolaan zakat fitrah di Desa Tulungagung Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro, yaitu dengan cara pihak pengelola (amil) mendapatkan bagian yang lebih banyak dari pada ashnaf yang telah ditentukan kadar pembagiannya, sehingga pendistribusian zakat tidak tersalurkan kepada yang berhak menerimanya (mustahiq zakat). Dalam syariat Islam hukum pengelolaan zakat fitrah di Desa Tulungagung Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro, menurut Mazhab Syafi'i tidak membolehkan zakat fitrah dibayarkan kepada amil secara keseluruan dan porsi yang besar, tetapi Syafi'i membolehkan amil mendapat 118 dari zakat yang terkumpul sebagai upah kerja selama menjadi amil. Sedangkan menurut Jumhur (Hanafi, Maliki, dan Hambali) zakat fitrah boleh dibagikan hanya kepada satu kelompok saja, diantara delapan kelompok yang ada. Sejalan dengan kesimpulan di atas, maka hendaknya kepada para pengurus musholla (amil) bahwa proses pembagian zakat, pada tiap-tiap musholla sebaiknya difokuskan kepada fakir-miskin terlebih dahulu, selanjutnya di bagikan kepada asnaf yang lainnya, yang menurut kesejahteraan lebih membutuhkan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Setiyowati, AnaUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Zakat
Amil Zakat
Uncontrolled Keywords: Zakat Fitrah; Amil
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Editor : Kuntum L.R------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 14 Jun 2019 07:25
Last Modified: 14 Jun 2019 07:26
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/32176

Actions (login required)

View Item View Item