Analisis Hukum Islam terhadap Pembiayaan Talangan Haji dengan Menggunakan Akad Ijarah Multijasa di BNI Syariah Cabang Surabaya

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Wahyuni, Yuyun Setia (2010) Analisis Hukum Islam terhadap Pembiayaan Talangan Haji dengan Menggunakan Akad Ijarah Multijasa di BNI Syariah Cabang Surabaya. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Yuyun Setia Wahyuni_C02206047.pdf

Download (2MB)

Abstract

Skripsi ini adalah hasil penelitian lapangan dengan judul "Analisis Hukum Islam terhadap Pembiayaan Talangan Haji dengan Menggunakan Akad Ijarah Multijasa di BNI Syariah Cabang Surabaya". Penelitian ini bertujuan untuk menjawab beberapa pertanyaan. Pertama, bagaimana aplikasi pembiayaan talangan haji dengan menggunakan akad ijirah multijasa di BNI Syariah Cabang Surabaya? Kedua, bagaimana analisis hukum Islam terhadap pembiayaan talangan haji dengan menggunakan akad ijirah multijasa di BNI Syariah cabang Surabaya?. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik interview, dan telaah pustaka atau dokumentasi dan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif analitis, yaitu teknik untuk menggambarkan atau menjelaskan data yang terkait dengan pembahasan, dimana dalam teknik ini menggambarkan fakta tentang aplikasi pembiayaan talangan haji di BNI Syariah Cabang Surabaya. Sehingga penulis dapat mengkaji dan menganalisis permasalahan tentang pembiayaan talangan haji. Kemudian diambil kesimpulan dengan menggunakan pola pikir deduktif, yaitu analisa yang diambil dengan mengemukakan ketentuan secara umum tentang hukum ijirah dan qard Kemudian ketentuan tersebut digunakan untuk menganalisis praktik pembiayaan talangan haji yang terdapat di BNI Syariah Cabang Surabaya. Dari analisis tersebut akan disimpulkan ada tidaknya penyimpangan dalam praktik pembiayaan talangan haji yang dilakukan tersebut menurut hukum Islam. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa aplikasi pembiayaan talangan haji di BNI Syariah Cabang Surabaya menggunakan akad ijirah multijasa. Objeknya adalah nomor seat porsi haji. Dimana nasabah membuat permohonan pembiayaan talangan haji dan mengikuti persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan. Dalam prespektif hukum Islam, akad pembiayaan talangan haji di BNI Syariah Cabang Surabaya tidak sesuai dengan hukum Islam. Letak ketidaksesuaiannya adalah akad yang digunakan dalam pembiayaan talangan haji karena akad yang digunakan dalam pembiyaan talangan haji ini semestinya adalah akad hutang piutang (qard) dan bukan akad ijirah namun pada praktiknya bank menggunakan akad ijirah multijasa. Fatwa MUI menyebutkan bahwa apabila diperlukan, Lembaga Keuangan Syariah (LK.S) dapat membantu menalangi pembayaran BPIH nasabah dengan menggunakan prinsip qard sesuai dengan Fatwa DSN-MUI nomor 19/DSN-MUI/IV/2001. Apalagi ada ujrah yang dibebankan kepada nasabah yang dimana ujrah tersebut didasarkan pada jumlah talangan yang telah diberikan oleh bank kepada nasabah. Ujrah tersebut bisa dikategorikan riba karena adanya tambahan prosentase dari ujrah jika nasabah belum mampu membayar angsuran talangan pada waktu yang telah ditentukan . .Sejalan dengan kesimpulan diatas, kepada BNI Syariah Cabang Surabaya untuk mengkaji ulang dengan Dewan Pengawas Syariah (DPS) tentang pembiayaan talangan haji agar sesuai dengan syariat hukum Islam.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Wahyuni, Yuyun SetiaUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Hukum Islam > Ijarah
Haji
Keywords: Haji; Talangan Haji; Ijarah Multijasa
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Editor : Kuntum L.R------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 14 Jun 2019 02:55
Last Modified: 14 Jun 2019 02:55
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/32166

Actions (login required)

View Item View Item