Studi analisis Maslahah Mursalah dalam mengkonsumsi Tuak sebagai obat Kencing Batu di Desa Dawung Kecamatan Palang Kabupaten Tuban

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Hidayat, Rizki Anugrah (2011) Studi analisis Maslahah Mursalah dalam mengkonsumsi Tuak sebagai obat Kencing Batu di Desa Dawung Kecamatan Palang Kabupaten Tuban. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Rizki Anugrah Hidayat_C02206151.pdf

Download (1MB)

Abstract

Fenomena pengobatan alternatif seolah menjadi jawaban ditengah himpitan ekonomi masyarakat. Salah satunya penyakit yang banyak terjadi di masyarakat yang bisa dilakukan penyembuhan alternatif adalah penyakit kencing batu dalam prespektif maslahah mursalah. Skripsi ini adalah hasil penelitian lapangan untuk menjawab pertanyaaan, 1) Bagaimana penerapan konsep maslahah mursalah dalam hal mengkonsumsi tuak sebagai obat kencing batu 2) Bagaimana tinjauan hukum Islam tentang hukum mengkonsumsi tuak sebagai obat kencing batu menurut analisis maslahah mursalah. Dalam rangka menjawab pertanyaan di atas, penulis mengumpulkan data yang dibutuhkan melalui teknik dokumentasi dan melakukan interview I wawancara dengan responden yaitu sebagian masyarakat Desa Dawung yang telah mengkonsumsi tuak sebagai obat kencing batu. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis dengan maslahah mursalah scbagai suatu metodologi istinbat hukum Islam dengan teknik deskriptif-analisis dengan pola pikir deduktif. Berdasarkan hasil pengumpulan dan analisis data, telah ditemukan beberapa temuan studi, antara lain 1) konsep penerapan maslahah mursalah dalam mengkonsumsi tuak sebagai obat kencing batu dipcrbolehkan dengan mempertimbangkn beberapa aspek, dipandang sebagai dalil yang bcrdiri sendiri dengan tujuan syari'at dan maknanya dapat diterima olch akal, 2) tinjauan hukum Islam tentang hukum mcngkonsumsi tuak sebagai obat kencing batu yaitu diperboleh selama bukan dilatar belakangi oleh dorongan syahwat atau hawa nafsu yang cendcrung mencari keenakan, aspck kemaslahatan dari faktor nilai ekonomis, dan boleh menggunakan tuak selama belum ada obat pcnggati yang halal. Scjalan dengan kcsimpulan diatas, ada bcbcrapa saran yang ingin pcnulis sampaikan: Pertama, para pihak yang berkepentinggan dengan penggunaan tuak, hendaknya benar-benar memahami dasar hukum mcminum tuak itu sendiri adalah haram akan tetapi terkait penggunaan tuak sebagai obat kencing batu harus disyaratkan untuk menghilangkan kesulitan dan memandangnya dari faktor ekonomis. Kedua, kepada dunia kesehatan hendaknya mencarikan solusi untuk penangganan penyakit kencing batu khususnya bagi warga muslim dengan cara yang halal sesuai dengan tuntutan syari'at Islam, dan dari segi ekonomis dapat dijangkau oleh masyarakat luas.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Hidayat, Rizki Anugrah--UNSPECIFIED
Subjects: Kesehatan
Kesehatan
Uncontrolled Keywords: Maslahah Mursalah; mengkonsumsi Tuak; obat Kencing Batu
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 16 May 2019 07:44
Last Modified: 16 May 2019 07:44
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/31995

Actions (login required)

View Item View Item