Analisis hukum Islam terhadap Fatwa DSN-MUI tentang pengembalian surplus Underwriting dana Tabarru' kepada pemegang Polis Asuransi Syariah

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Dawam, M. Naf'an (2011) Analisis hukum Islam terhadap Fatwa DSN-MUI tentang pengembalian surplus Underwriting dana Tabarru' kepada pemegang Polis Asuransi Syariah. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
M. Naf'an Dawam_C02206043.pdf

Download (4MB)

Abstract

Skripsi ini adalah hasil penelitian kepustakaan untuk menjawab pertanyaan tentang bagaimana Fatwa DSN-MUI mengenai pengembalian surplus underwriting dana tabarru' kepada pemegang polis asuransi syariah dan bagaimana analisis metode istinba hukum yang digunakan DSN-MUI serta analisis fatwa tersebut. Data penelitian dihimpun melalui penelaahan dokumen Fatwa DSN-MUI yang terkait dengan asuransi syariah clan buku-buku fiqh yang dijadikan sebagai bahan pustaka. Di samping itu dilengkapi juga dengan contoh kasus yang ada di lapangan. Selanjutnya data tersebut dianalisis menggunakan metode deskriptif analitik, yaitu suatu metode yang menggambarkan dan menafsirkan data-data tentang Fatwa DSN-MUI tentang akad tabarru' pada asuransi syariah kemudian dianalisis dengan landasan teori tentang hukum hibah menurut para pakar hukum Islam juga mengenai metode istinba yang digunakan DSN-MUI dalam menetapkan fatwanya tentang akad tabarru '. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DSN-MUI menetapkan akad tabarru' dalam asuransi syariah menggunakan akad hibah sebagai akad dasarnya. Sedangkan hasil dari analisis fatwa, bahwa pengembalian surplus dana tabarru' dapat dilakukan karena: 1) helum ada serah terima mawhub dari wahib kepada mawhub lah, dan 2) berpegang pada pendapat Abu Hanifah tentang kebolehan menarik kembali mawhub selama belum dibalas, dengan catatan bahwa hibah yang diberikan bukanlah hibah mumi melainkan hibah dengan syarat imbalan. Berkenaan dengan metode istinbat hukum yang digunakan dalam mentapkan fatwanya, DSN-MUI menggunakan metode pendekatan maqasid al-syari'ah yang menjadi dasar penerapan asuransi dalam masyarakat Islam dan metode fath al-syari'ah dalam hal penggunaan akad tabarru' dalam asuransi syariah untuk menghindarkan dari garar, maysir dan riba yang biasa terdapat dalam asuransi konvensional. Maka dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa: 1) pengembalian surplus dana tabarru ' dapat dilakukan karena akad yang digunakan dalam Fatwa DSN-MUI adalah akad hibah dengan syarat, dan 2) pendekatan yang digunakan DSN-MUI tentang penggunaan akad tabarru' dalam asuransi syariah adalah pendekatan maqasid al-syari'ah dengan metode fath al-syari'ah.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Dawam, M. Naf'an--UNSPECIFIED
Subjects: Asuransi Islam
Uncontrolled Keywords: Pengembalian surplus Underwriting; dana Tabarru'; Polis Asuransi Syariah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 29 Apr 2019 07:07
Last Modified: 29 Apr 2019 07:07
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/31862

Actions (login required)

View Item View Item