Kerajaan Lamajang Tigang Juru (Akulturasi Antara Jawa, Madura Dan Islam) Study Tentang Kebudayaan

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Umam, Habiibul (2019) Kerajaan Lamajang Tigang Juru (Akulturasi Antara Jawa, Madura Dan Islam) Study Tentang Kebudayaan. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Habiibul Umam_A92214100.pdf

Download (1MB)

Abstract

Skripsi berjudul “Kerajaan Lamajang Tigang Juru (Akulturasi Budaya Antara Jawa, Madura, dan Islam) Studi Tentang Kebudayaan” ini fokus merumuskan pertanyaan, metode penelitian dan jawaban hal hal sebagaimana berikut adalah: 1) Bagaimana Kerajaan Lamajang Tigang Juru ? 2) Bagaimana Migrasi Masyarakat Madura ? 3) Bagaimana Hasil Akulturasi Budaya Antara Jawa, Madura dan Islam ?Skripsi ini, ditulis dengan menggunakan metode penelitian sejarah dengan langkah-langkah sebagai berikut: heuristik (pengumpulan data), verifikasi (mengkritisi data), interpretasi (penafsiran data, dan historiografi (penulisan sejarah). Penulisan ini menggunakan pendekatan Antropologi, yaitu pendekatan yang digunakan untuk memaparkan Kerajaan Lamajang Tigang Juru beserta Migrasi masyarakat Madura bersamaan dengan Akulturasi Budaya Antara Jawa, Madura dan Islam. Teori yang digunakan adalah teori Akulturasi Budaya (Proses Sosial) yang dikemukakan oleh Prof. Dr. Koentjoroningrat yaitu proses sosial yang timbul suatu kelompok manusia dengan suatu kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur-unsur dari suatu kebudayaan asing sedemikian rupa, sehingga unsur – unsur kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaan sendiri dan membuat suatu kebudayaan baru.Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa: 1) Kerajaan Lamajang Tigang Juru berdiri pada tahun 1294 masehi yang dipimpin oleh Arya Wiraraja. 2) Migrasi masyarakat Madura ke daerah Jawa timur dibagian timur pada tahun 1830 dan budaya di daerah Jawa timur bagian timur menjadi daerah tapal kuda dan membentuk budaya baru yaitu Pendhalungan. 3) Akulturasi budaya Jawa, Madura dan Islam di Kabupaten Lumajang terdapat tiga Akulturasi yaitu Kesenian Jaran Kencak, Kesenian Glipang dan Tradisi Maulid Hijau.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Umam, HabiibulUmamhabiib@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Akulturasi
Kebudayaan
Sejarah
Keywords: Kerajaan Lumajang; Tigang Juru; akulturasi Budaya
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Peradaban Islam
Depositing User: Umam Habiibul
Date Deposited: 03 May 2019 03:13
Last Modified: 03 May 2019 03:13
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/31823

Actions (login required)

View Item View Item