Trend berhijrah dikalangan Muslim Milenial: kajian Ma’ani Al Hadith dalam kitab Sunan Al Nasa’i karya Imam Nasa’i Nomor Indeks 4996

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Sholihah, Distrian Rihlatus (2019) Trend berhijrah dikalangan Muslim Milenial: kajian Ma’ani Al Hadith dalam kitab Sunan Al Nasa’i karya Imam Nasa’i Nomor Indeks 4996. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Distrian Rihlatus Sholihah_E05215008.pdf

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini berawal dari munculnya istilah hijrah dikalangan Muslim Milenial. Istilah ini yang digunakan sebagai ungkapan dari fenomena orang yang baru mengenal hijrah atau memperhatikan Islam setelah sebelumnya kurang memperhatikannya. Fenomena hijrah seperti ini juga tampak pada keshalihehan lahiriah pada perempuan Lantas apa makna hijrah yang sebenernya?, Hijrah secara bahasa bermakna meninggalkan sesuatu untuk menjadi yang lebih baik dari sebelumnya. Dalam realitas sejarah hijah senatiasa dikaitkan dengan meninggalkan suatu tempat yaitu peristiwa hijarah Nabi dan para sahabat untuk meninggalkan tempat yang tidak kondusif unruk berdakwah. Bahwa adanya peristiwa hijrah itulah yang dijadikan sebagai dasar permulaan hijrah bagi umat islam. Dari fenomena yang ada saat ini, peneliti berusaha menggali jawaban yang benar terkait dengan masalah tersebut tentang makna berhjrah. Penelitian ini adalah bersifat penelitian kepustakaan tentang pemahaman tentang b hijrah dalam tren muslim milenial yang difokuskan pada penulusan dan pengkajian terhadap hadis Nabi, litelatur serta bahan kepustakaan lainnya. Sebagai rumusan permasalah yang diteliti ini berkaitan ; 1). bagaimana kualitas dan kehujjahan hadis tentang hijrah dalam kitab Sunan al-Nasa’i karya Imam al-Nasa’i no. Indeks 4996 ?, 2). bagaimana makna hijrah dalam tren muslim milenial? 3). bagaimana pemahaman hadis tentang hijrah dalam tren muslim milenial dalam konteks kekinian saat ini? Hasil penelitian ini dapat disimpulkan mengenai makna berhijrah pada saat zaman dahulu dengan sekarang, yang dikontekstualisaksikan dalam tren muslim milenial. Berhijrah berarti meninggalkan sesuatu untuk menjadi yang lebih baik, baik meninggalakan dari segala hal yang buruk, negative, maksiat, kondisi yang tidak kondusif, menuju keadaan yang lebih baik misalnya dari yang tidak berjilbab menjadi berjilbab untuk menutup aurat dan tidak berjenggot untuk memanjangkan jenggotnya. Sedangakan masyarakat milenial adalah dari kalangan anak muda yang mengikuti perkembangan zaman untuk menjdi modern. Dari pemaknaan hijrah ini menunjukkan bahwa berhijrah pada zaman dahulu dengan sekarang sangatlah jauh berbeda, karena pada zaman dahulu masyarakatnya dalam hal pemikiran mereka sudah berbeda dengan sekarang, dan pada zaman dahulu aliran tidak sebanyak saat ini. Dari permasalahan ini yang penulis mau angkat adalah bagaimana cara untuk mengubah konsep muslim yang ingin berhijrah agar tidak salah langkah dalam langkah keputusannya untuk berhijrah, dan berhijrah yang sebenaranya adalah sesuai dengan ajaran Nabi SAW.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Sholihah, Distrian Rihlatusdistrianrihlah23@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Hadis
Wanita dalam Islam
Uncontrolled Keywords: Hijrah; Muslim Milenial; Sejarah
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Hadis
Depositing User: Sholihah Distrian Rihlatus
Date Deposited: 22 Apr 2019 03:42
Last Modified: 22 Apr 2019 03:42
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/31612

Actions (login required)

View Item View Item