Peranan Benazir Bhutto dalam meningkatkan Intelektualitas Wanita di Pakistan Tahun 1988-1996

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Ristias, Risa Annastatia (2019) Peranan Benazir Bhutto dalam meningkatkan Intelektualitas Wanita di Pakistan Tahun 1988-1996. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Risa Annastatia Ristias_A92215119.pdf

Download (1MB)

Abstract

Skripsi berjudul “Peranan Benazir Bhutto Dalam Meningkatkan Intelektualitas Wanita di Pakistan Tahun 1988-1996” ini fokus mengkaji tentang beberapa kebijakan Benazir Bhutto dalam meningkatkan intelektuaitas wanita Pakistan. Dengan begitu hal-hal yang perlu menjadi pembahasan adalah (1) Bagaimana Biografi Benazir Bhutto? (2) Bagaimana Kondisi Sosial Wanita Pakistan? (3) Bagaimana Implementasi Kebijakan Benazir Bhutto Terhadap Peningkatan Intelektualitas Wanita Pakistan Tahun 1988-1996?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah, yaitu proses menguji dan menganalisis peristiwa sejarah untuk menemukan data yang otentik dan dapat di percaya untuk merekonstruksi kejadian masa lampau. Data – data penelitian di dapat dari penelusuran sumber terkait, baik yang ditulis oleh sejarawan sezaman atau yang ditulis oleh sejarawan modern. Data tersebut dipilih sesuai tema bahasan yang diambil dan dianalisis untuk diperoleh data yang sesuai kemudian baru ditulis. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan sosiologi, dengan pendekatan historis penulis bertujuan mendeskripsikan peristiwa yang terjadi di masa lampau. Sedangkan pendekatan sosiologi untuk menganalisis tindakan individual berkenaan dengan peristiwa-peristiwa kolektif di lingkungan yang akan dikaji. Dalam hal ini peneliti menggunakan teori peran menurut Poewadarminta. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Benazir Bhutto merupakan wanita pertama yang memimpin negara Islam pada masa pasca Kolonial. Ia lahir pada 21 juni 1953 di Karachi. Ia menjabat sebagai Perdana Menteri Pakistan selama dua periode (2) kondisi sosial wanita di Pakistan mengalami disriminasi dari segi sosial, politik, budaya dan pendidikan. (3) Pada saat Benazir menjadi Perdana Menteri di Pakistan pada tahun 1988, dia membuat beberapa kebijakan untuk meningkatkan inteletualitas wanita Pakistan dengan memperbaiki pendidikan di Pakistan meliputi pendidikan formal dan non formal.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Ristias, Risa Annastatiarisa.ristias@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Gender
Wanita
Uncontrolled Keywords: Wanita; pendidikan; Pakistan
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Peradaban Islam
Depositing User: Ristias Risa Annastatia
Date Deposited: 22 Apr 2019 04:50
Last Modified: 22 Apr 2019 04:50
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/31574

Actions (login required)

View Item View Item