Taghyirat al Awzan al 'Arudliyah fi Syi'ir Zuhair ibn Abi Sulma

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Mufida, Asmaul (2015) Taghyirat al Awzan al 'Arudliyah fi Syi'ir Zuhair ibn Abi Sulma. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel.

[img]
Preview
Text
cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (300kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (520kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 2.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 3.pdf

Download (411kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 4.pdf

Download (723kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 5.pdf

Download (766kB) | Preview

Abstract

Ilmu Arudl merupakan salah satu cabang dari kesusastraan Arab dan pengertian ilmu Arudl sendiri adalah ilmu yang membahas pola-pola syi’ir Arab untuk mengetahui wazan yang benar dan yang salah serta perubahan-perubahan yang terjadi pada wazan syi’ir arab.
Zuhair bin Abi Sulma bin Rabi'ah bin Rayyah Al-Muzani. Dia seorang dari tiga penyair jahiliyah setelah Imru’ul Qais dan Nabighah Zibyani. Ayahnya bernama Rabi’ah yang berasal dari kabila Muzaimah. Dia dibesarkan dalam keluarga penyair dan sejak kecil Dia belajar puisi dari pamannya sendiri yang bernama Basyamah bin Al-Ghadir dan Aus bin Hujar. Dia lahir pada tahun 530 M dan wafat pada 630 M. Adapun fokus permasalahan dalam pembahasan ini adalah1. Apa saja wazan arudl yang terdapat pada syi’ir Zuhair bin Abi Sulma? 2. Bagaimana bentuk perubahan wazanarudl yang terdapat pada Zuhair bin Abi Sulma?.
Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui wazan arudl dari macam-macam perubahan yang terdapat pada syi’ir Zuhair bin Abi Sulma. Teori sastra yang digunakan sebagai pendekatan dalam pembahasan judul ini adalah teori objektif, yaitu meneliti syi’ir Zuhair bin Abi Sulma dari segi irama arudh ( yakni hasil pengulangan dari beberapa taf’ilah) dan perubahan yang berupa Zihaf (kecepatan irama) dan Illat (kecacatan irama).
Temuan hasil penelitian ini menunjukkan :
1. Pada syi’ir Zuhair bin Abi Sulma menggunakan 4 macam wazan arudl yaitu bahar Wafir pada bait ke 1,2,25,26,27,28,dan 27, Basith pada bait ke 5,29,30Kamil pada bail ke 3,4,dan Thawil pada bait ke 6,7,8,9,10,11,12,13,14,15,16,17,18,19,20,21,22,23,24.
2. Pasa syi’ir Zuhair bin Abi Sulma terdapat beberapa macam perubahan wazan arudl yaitu,
a. Zihaf (perubahan yang terjadi pada huruf kedua dari sebab khafif dan Tsaqil yang ada pada taf’ilah-tafilah di hasywu bait). Zihaf yang terdapat pada sya’ir ini berupa Khaben pada bait ke- 5, 29 dan 30, A’shab pada bait ke- 1, 2,25,26,27 dan 28Idlmar pada bait ke- 3 dan 4, Qabidl pada bait ke- 6,7,8,9,10,11,12,13,14,15,16,17,18,19,20,21,22,23, dan 24.
b. Illat al-Jari majra Zihaf ( Illat yang berlaku pada kedudukan ilat) yang berupa Qabidl. Qabedl adalah pembuangan huruf ke lima yang sukun terdapat pada bait ke- 6-24 danpada bait ke-29dan 30.
Dengan demikian, syi’ir Zuhair bin Abi Sulman ditemukan beberapa irama wazan arudl dan macam-macam perubahannya, termasuk Illat dan Zihaf. Namun demikian syi’ir-syi’ir Zuhair bin Abi Sulman dapat dikategorikan sebagai karya syi’ir yang baik, terutama dari segi isinya yang mengandung banyak hikmah.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Mufida, AsmaulUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Kesusastraan > Sastra Arab
Bahasa Arab
Sastra
Uncontrolled Keywords: Wazan Arudl; Syi’ir Zuhair bin Abi Sulma
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab
Depositing User: Mr. Supriyatno Hary
Date Deposited: 12 Jan 2016 04:36
Last Modified: 12 Jan 2016 04:36
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/3157

Actions (login required)

View Item View Item