Konseling islam melalui pendekatan Cognitive Behavior Therapy dalam regulasi emosi pada santri Madrasah Aliyah Bilingual di Krian Sidoarjo

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Nisak, Choirun (2019) Konseling islam melalui pendekatan Cognitive Behavior Therapy dalam regulasi emosi pada santri Madrasah Aliyah Bilingual di Krian Sidoarjo. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
ChoirunNisak_B03215008.pdf

Download (2MB)

Abstract

Fokus penelitian adalah (1) bagaimana prosespelaksanaan konseling Islam melalui pendekatan Cognitive Behavior Therapy dalam meregulasi emosi pada santri Madrasah Aliyah Bilingual di Krian Sidoarjo? (2) bagaimana hasil akhir pelaksanaan konseling Islam melalui pendekatan Cognitive Behavior Therapy dalam mengatasi regulasi emosi pada santri Madrasah Aliyah Bilingual di Krian Sidoarjo?. Dalam menjawab permasalahan tersebut, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus yang kemudian dianalisa menggunakan deskriptif komparatif. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam menganalisa proses teknik modifikasi perilaku pada siswa regulasi emosi yang digunakan adalah berupa hasil observasi dan wawancara yang disajikan dalam bab penyajian data dan analisis data. Dalam penelitian ini, adapun langkah-langkah yang di rancang dalam proses konseling yaitu: 1. Menciptakan hubungan baik dan membuat persetujuan antara konselor dan klien bahwa akan dilakukan proses konseling. 2. Meneliti masalah emosi yang sering terjadi pada klien. 3. Menetapkan tujuan atau seting harapan prilaku yang ingin dirubah. 4. Menata keyakinan irasional atau merestrukturisasi kognitif. 5. Membuat pekerjaan rumah atau jadwal aktivitas sehari hari yang dapat dilakukan oleh klien dan menerapkan tombo ati. 6. Memonitor perubahan pada diri klien. 7. Mengakhiri dan menguatkan dari apa yang sudah dilakukan.Dalam penelitian ini, proses terapi yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan Cognitive Behavior Therapy dalam mengatasi regulasi emosi. Dan hasil akhir dari proses konseling ini tergolong berhasil. Hasil ini dapat dilihat melalui perubahan pada diri konseli kearah yang lebih baik. Secara cognitive,klien lebih bisa berpikir rasional atau logis tentang prilaku apa yang harus diambil ketika suasana hati amaran dan emosi menguasai diri klien. Mengurangi rasakekhawatiran atas kejadian yang dialami, berusaha menjadi lebih baik setiap harinya bisa menyesuaikan keadaan dan prilaku di pesantren sedangkan secara behavior klien bersikap lebih sopan dengan lawan bicara, dengan cara merendahkan nada suara saat bicara, mengatur nafas sebelum bicara agar stabil emosi dan tingkat kerilxsasian, lebih bisa mengatur waktu dan mengurangi aktivitas-aktivitas yang memancing emosinya dengan menjadwalkan aktivitasnya., lebih mandiri dan bertanggung jawab atas tugas-tugas yang dilakukan, dan yakin bahwa dirinya mampu melakukan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Nisak, Choirunchoirunnisak2109@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Bimbingan Konseling
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Nisak Choirun
Date Deposited: 18 Apr 2019 08:50
Last Modified: 18 Apr 2019 08:50
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/31554

Actions (login required)

View Item View Item