HADIS-HADIS TENTANG MEMBUNUH CECAK : STUDI TENTANG SOLUSI HADIS-HADIS KONTRADIKTIF

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Khunaifi, Aan (2015) HADIS-HADIS TENTANG MEMBUNUH CECAK : STUDI TENTANG SOLUSI HADIS-HADIS KONTRADIKTIF. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (154kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (313kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (467kB) | Preview
[img] Text
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (486kB)
[img] Text
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (448kB)
[img] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (565kB)
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (307kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (285kB) | Preview

Abstract

Cecak adalah hewan fuwaisiq yang pernah bergembira dan meniup-niupkan api disaat Nabi Ibrahim as. dibakar oleh kaumnya, sehingga dalam sebuah hadis Rasulullah memerintah untuk membunuhya, dan bahkan orang yang membunuh cecak akan mendapatkan kebaikan serta dihapus beberapa kesalahanya oleh Allah swt., akan tetapi disisi lain terdapat hadis yang didalamnya tidak menunjukkan adanya perintah tersebut. Rasulullah hanya mengatakan bahwa cecak adalah hewan fuwaisiq, sehingga menimbulkan persoalan didalam memahaminya.
Penelitian ini termasuk kategori penelitian kualitatif yang berupa penelitian pustaka, sehingga data-data yang dibutuhkan dalam penelitian ini diperoleh melalui studi pustaka yang berupa teks-teks hadis yang berhubungan dengan membunuh cecak. Hadis-hadis yang memerintah dan melarang untuk membunuh cecak diteliti kehujjahanya dan dilakukan kritik matan dengan membandingkan antara satu riwayat dengan riwayat lainnya. Dengan langkah tersebut ditemukan kualitas masing-masing hadis.
Kualitas hadis yang ditemukan pada riwayat perintah untuk membunuh cecak dan tidak adanya perintah untuk membunuhnya diselesaikan mengunakan teori al-jam’u (dikompromikan), dengan cara memahami sebagian hadis secara ‘a>m atau mut}laq dan memahami yang lain secara khas} atau muqayyad, yakni terkait dengan kapan dan dimana Rasulullah bersabda, berbuat atau bersikap serta kepada siapa beliau bersabda atau menjawab pertanyaan. yang akhirnya menjadikan kontradiksinya hadis tersebut dapat dipahami muatanya yang bersifat lokal, temporal dan universal.
Adanya perintah Rasulullah untuk membunuh cecak adalah bersifat ‘a>m (umum) artinya tampa terikat oleh waktu dan tempat, sedangkan hadis yang mengatakan cecak adalah hewan fuwaisiq tampa adanya anjuran untuk membunuhnya sebagai takhs}i>s dari hadis yang memerintah untuk membunuhnya, artinya membunuh cecak memang diperintahkan oleh Rasulullah saw. kecuali ditanah haram. Dengan demikian dua hadis tersebut dapat dikompromikan dengan mengamalkan masing-masing makna yang terkandung didalamya

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Burhan Djamaluddin
Creators:
CreatorsEmailNIM
Khunaifi, AanUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Hadis
Uncontrolled Keywords: Membunuh Cicak; Hadis Kontradiktif; Hadis Membunuh Cicak;
Divisions: Program Magister > Ilmu Hadis
Depositing User: Editor : Ummir Rodliyah------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 11 Jan 2016 01:06
Last Modified: 11 Jan 2016 01:06
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/3131

Actions (login required)

View Item View Item