Bimbingan dan Konseling Islam dengan Terapi Rasional Emotif (REF) untuk menangani kecemasan seorang istri akibat suami selingkuh di Desa Manaruwi Bangil

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Ahadiyah,, Nasirotul. (2019) Bimbingan dan Konseling Islam dengan Terapi Rasional Emotif (REF) untuk menangani kecemasan seorang istri akibat suami selingkuh di Desa Manaruwi Bangil. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Nasirotul Ahadiyah_B93215073.pdf

Download (3MB)

Abstract

Fokus permasalahan dalam penelitian skripsi ini adalah 1) Bagaimana proses pelaksanaan bimbingan dan konseling Islam dengan terapi rasional motif untuk mengatasi kecemasan seorang istri akibat suami selingkuh di Desa Manaruwi 2) Bagaimana hasil pelaksanaan bimbingan dan konseling islam dengan terapi rasional emotif (RET) untuk menangani kecemasan seorang istri akibat suami sekingkuh di Desa Manaruwi. Tujuan penulisan skripsi ini adalah dengan mendeskripsikan proses dan juga hasil dari bimbingan dan konseling islam dengan terapi rasional emotif (RET) untuk menangani kecemasan seorang istri akibat suami selingkuh di Desa Manaruwi Bangil. Langkah-lagkah yang digunakan pada proses konseling ini sesuai dengan prosedur terapi rasional emotif, adapun teknik yang digunakan dalam terapi rasional emotif disini yaitu teknik emotif dan teknik kognitif. Teknik emotif disini digunakan agar konseli mampu mengambil sikap yang tegas saat apa yang sebenarnya diharapkan dari konseli ini, sedangkan teknik kognitif disini yaitu bagaimana mengubah pemikiran konseli yang irrasional menjadi rasional. Jenis penelitian dalam skripsi ini bersifat kualitatif yaitu dengan mendeskripsikan dan menganalisa data-data yang sudah didapat. Proses pelaksanaan bimbingan dan konseling Islam dengan terapi rsional emotif (RET) untuk menangani kecemasan seorang istri akibat suami selingkuh ini memilki tahapan atau langkah-langkah sebagai berikut: 1) Identifikasi, dimulai dari mengidentifikasi profil Konseli dan juga identifikasi masalah Konseli, 2) Diagnosa, yaitu mengamati sebab terjadinya masalah tersebut, 3) Prognosis, yaitu merencanakan agar dapat menggurangi sikap Konseli yang bermasalah, 4) Treatment, yaitu didalamnya terdapat sebuah proses bimbingan dan konseling islam dengan terapi rasional emotif (RET) untuk menangani kecemasan seorang istri akibat suami , 5) Evaluasi, istilah lainnya adalah follow up yaitu melihat hasil atau dampak dari bimbingan dan konseling Islam dengan terapi rasional emotif tersebut. Hasil dari proses tersebut adalah Perubahan diri konseli terlihat dari konseli, gejala-gejala yang nampak pada diri konseli sebelumnya dimana sudah ada perubahan yang lebih positif dibandingkan dengan sebelumnya, konseli juga menyadari kesulitan-kesulitan yang dihadapi konseli saat meyakini pemikirannya kemarin, dan bagaimana konseli mengambil sikap ketika rasa khawatir yang ada dalam diri konseli timbul, komunikasi antara konseli dan suami juga membaik dimana konseli sekarang sudah tidak lagi menjaga jarak. Dilihat dari hasil tersebut dapat disimpulkan adanya perubahan sikap dari proses bimbingan dan konseling Islam dengan terapi rasional emotif (RET) untuk menangani kecemasan seorang istri akibat suami selingkuh di Desa Manaruwi Bangil.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Ahadiyah,, Nasirotul.nasirotulakhadyah20@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Bimbingan Konseling
Keluarga
Terapi
Uncontrolled Keywords: Bimbingan dan Konseling Islam; Terapi Rasional Emotif; Kecemasan
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Ahadiyah Nasirotul
Date Deposited: 15 Apr 2019 01:50
Last Modified: 15 Apr 2019 01:50
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/31250

Actions (login required)

View Item View Item