Penerapan Islamic Empowerment melalui Program Pembiayaan Modal Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Di BMT Nurul Jannah Gresik

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Arif, Zainal Kurniawan (2019) Penerapan Islamic Empowerment melalui Program Pembiayaan Modal Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Di BMT Nurul Jannah Gresik. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Zainal Kurniawan Arif_G74215189.pdf

Download (2MB)

Abstract

Skripsi yang berjudul “Penerapan Islamic Empowerment Melalui Program Pembiayaan Modal Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di BMT Nurul Jannah Gresik” ini merupakan hasil penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menjawab pertanyaan tentang (1) Bagaimana penerapan Islamic empowerment melalui program pembiayaan modal usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di BMT Nurul Jannah Gresik, dan (2) Bagaimana kontribusi pembiayaan modal terhadap keberlangsungan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di BMT Nurul Jannah Gresik (3) Apa saja kendala dan hambatan dalam proses empowerment di BMT Nurul Jannah Gresik
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi, wawancara dilakukan kepada pihak-pihak BMT Nurul Jannah Gresik dan nasabah pembiayaan untuk menggali tentang permasalahan yang penilit angkat. Kemudian data yang sudah terkumpul dianalisis secara deskriptif analitis.Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa Islamic empowerment yang diterapkan di BMT Nurul Jannah program pembiayaan modal usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui dua model, yakni melalui pembiayaan mud{a<rabah yang diperuntukkan untuk masyarakat yang kekurangan modal dan melalui bantuan dana-dana sosial yang terdiri dari zakat, infaq dan shodaqoh yang dihimpun oleh UMKM untuk masyarakat yang kurang mampu (dhuafa) dan disalurkan kedalam 5 program kerja diantaranya untuk kaum dhuafa seperti anak yatim piatu, janda, dan beasiswa. Hambatan dan kendalanya berasal dari kompetitor, pemahaman masyarakat dan rentenir serta kurangnya sumber daya manusia yang mampu melakukan pengawasan dan pembinaan. Dari kedua model tersebut dapat dikatakan efektif tapi belum cukup optimal dikarenakan pemberdayaan yang dilakukan oleh pihak BMT Nurul Jannah hanya sebatas pemberian modal saja, tidak ada program lanjutan. Selanjutnya Kontribusi pembiayaan modal terhadap keberlangsungan UMKM dapat meningkatkan taraf dan kesejahteraan hidup masyarakat lemah, hal ini dapat dilihat dari indikator bertambahnya omzet, laba dan aset yang dimilikinya.Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan bagi pihak BMT Nurul Jannah diharapkan dapat meningkatkan pemberdayaannya dengan cara adanya program lanjutan seperti pendampingan, pelatihan dan pengawasan. Selanjutnya produk-produk pembiayaan yang ada di BMT Nurul Jannah ditambah seperti murabahah, atau musyarakah, tidak hanya mudarabah saja. Karena dengan begitu masyarakat dapat memilih sesuai dengan permasalahannya dan dapat terberdayakan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Arif, Zainal Kurniawanaresuho@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Islam
Pemberdayaan
Uncontrolled Keywords: Islamic Empowerment;Modal Usaha; UMKM; Pembiayaan Mudharabah; pemberdayaan
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Arif Zainal Kurniawan
Date Deposited: 10 Apr 2019 03:49
Last Modified: 11 Apr 2019 10:12
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/30998

Actions (login required)

View Item View Item