DEMOKRASI PENDIDIKAN ISLAM MENURUT PEMIKIRAN MUHAMMAD NATSIR TELAAH RELEVANSI DENGAN SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Ulumuddin, Ihya (2014) DEMOKRASI PENDIDIKAN ISLAM MENURUT PEMIKIRAN MUHAMMAD NATSIR TELAAH RELEVANSI DENGAN SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (586kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (198kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (136kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (635kB) | Preview
[img] Text
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (772kB)
[img] Text
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (805kB)
[img] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (801kB)
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (415kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (345kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini mengangkat persoalan demokrasi pendidikan Islam dalam pemikiran Muhammad Natsir. Mengkaji demokrasi dan pendidikan Islam menjadi penting tatkalah manusia dibenturkan dengan problema hidup yang serba komplek sehingga menjadikannya telah atau bahkan kehilangan kendali terhadap nilai-nilai kemanusiaan (mereduksi nilai kemanusiaan). Untuk itu sikap mengindahkan nilai kemanusiaan secara proporsional dalam pendidikan (Islam) menjadi niscaya.
Mengacuh pada latar belakang tersebut msks tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana konsepsi demokrasi pendidikan Islam menurut Muhammad Natsir dan bagaimana ketersambungan (relevansi) pemikiran Muhammad Natsir tentang demokrasi pendidikan Islam dengna sistem pendidikan nasional (Sisdiknas).
Penelitian ini menggunakan metode riset kepustakaan (library research). Sebab sebagian besar sumber data yang digunakan diperoleh dari penelusuran data kepustakaan atau dokumentatif, kemudian data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode induktif. Sementara pendekatan penelitian yang penulis pergunakan yakni melalui pendekatna deskriptif-analitis. Dan, proses analisis data dalam penelitian ini menggunakan instrumen analisis deduktif dan content analysis atau analisa isi.
Diawali dengan penelusuran makna definitif kata demokrasi yang menjelaskan bahwa pada dasarnya prinsip demokrasi harus mengandung nilai kebebasan, penghormatan terhadap martabat manusia, harus ada persamaan dan juga harus dapat menjamin tegaknya keadilan. Jika terma demokrasi disanding-padankan dengan pendidikan (Islam), maka hal ini merujuk pada makna memberikan persamaan dan kesempatan dalam memperoleh pendidikan. Melalui dasar konsep demokrasi pendidikan Islam, Muhammad Natsir berupaya menghadirkan pendidikan Islam yang demokratis dalam rangka memediasi persoalam-persoalan yang berkembang.
Penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa demokrasi pendidikan Islam dalam pemikiran Muhammad Natsir terproyeksi dalam bentuk gagasan berupa pendidikan integral, harmonis, dan universal. Kemudian dalam konteks relevansi pemikiran Muhammad Natsir, dapatlah terkategori sangat relevan dengan sistem pendidikan nasional saat ini, hal itu tercermin dalam bentuk langkah pembiasaan dan penanaman nilai demokrasi yang termaktub jelas pada butir pasal Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional, yang notebene menjadi bidang garapan dan prioritas pada jenjang lembaga pendidikan Islam hingga saat ini

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Junaedi
Creators:
CreatorsEmailNIM
Ulumuddin, IhyaUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Pendidikan Islam
Uncontrolled Keywords: Mohammad Nashir; Sisdiknas; Demokrasi Pendidikan
Depositing User: Editor : Ummir Rodliyah------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 07 Jan 2016 04:32
Last Modified: 07 Jan 2016 04:32
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/3099

Actions (login required)

View Item View Item