Analisis maslahah terhadap pembuatan surat wasiat dalam keadaan darurat (Studi Pasal 205 & 206 Kompilasi Hukum Islam)

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rojanah, Siti (2019) Analisis maslahah terhadap pembuatan surat wasiat dalam keadaan darurat (Studi Pasal 205 & 206 Kompilasi Hukum Islam). Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Siti Rojannah_C91215081.pdf

Download (4MB)

Abstract

Skripsi yang berjudul “Analisis Maṣlaḥah terhadap Pembuatan Surat Wasiat dalam Keadaan Darurat (Studi Pasal 205 & 206 Kompilasi Hukum Islam)”adalah hasil penelitian pustaka untuk menjawab pertanyaan tentang, bagaimana pembuatan surat wasiat dalam keadaan darurat (studi pasal 205 & 206 Kompilasi Hukum Islam), bagaimana analisis Maṣlaḥah terhadap pembuatan wasiat dalam keadaan darurat (studi pasal 205 & 206 Kompilasi Hukum Islam). Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan (library research), yaitu penelitian yang menggunakan data-data dari buku maupun kitab yang sesuai dengan pokok masalah yang dikaji. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif, disebut kualitatif karena datanya bersifat verbal, dan disebut deskriptif karena menggambarkan atau menjelaskan secara sistematis fakta dan karakteristik objek yang diteliti secara cermat. Dalam penelitian ini, menggunakan pola pikir deduktif yaitu memaparkan teori maṣlaḥah untuk menganalisis pembuatan surat wasiat dalam keadaan darurat pada pasal 205 & 206 Kompilasi Hukum Islam. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa dalam pasal 205 & 206 tersebut dalam keadaan perang atau pertempuran daerah pengepungan musuh dan pada saat perjalanan dilaut diperbolehkan membuat surat wasiat dan dihadapkan dua orang saksi, maka jika dikaitkan dengan keadaan darurat saat ini bila untuk membuat surat wasiat dan dua orang saksi akan menimbulkan kesulitan. Hasil penelitian menyimpulkan, mengenai pasal 205 & 206 terhadap pembuatan surat wasiat dalam keadaan darurat. Dalam keadaan ini disarankan tetap bisa membuat wasiat dengan menggunakan lisan atau dengan menggunakan bahasa insyarat yang memahamkan dan menggunakan saksi secara adil atau berlainan agama dengan mengucapkan sumpah berdasarkan menggunakan maṣlaḥah karena maṣlaḥah ialah sesuatu untuk meraih manfaat dan menolak kemudharatan dalam rangka memelihara tujuan syara yaitu memelihara agama, jiwa, akal, keturunan dan harta. Dalam hal keadaan tersebut wasiat tetap bisa dilakukan dengan mengunakan sesuai ketentuan wasiat tetapi juga meringankan dalam pembuatan wasiat.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rojanah, Sitinanana291196@gmil.comUNSPECIFIED
Subjects: Hukum Islam
Wasiat
Keywords: Surat wasiat; Keadaan darurat; Pasal 205 & 206 Kompilasi Hukum Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Rojanah Siti
Date Deposited: 19 Feb 2019 03:43
Last Modified: 19 Feb 2019 03:43
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/30574

Actions (login required)

View Item View Item