Hadis Nisf Sha'ban menurut Majelis Tafsir Al-Qur'an (MTA) dan Ulama(Kajian Kualitas Hadis Ibn Majah No. 1388)

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rozikin, Muhamad Ali (2019) Hadis Nisf Sha'ban menurut Majelis Tafsir Al-Qur'an (MTA) dan Ulama(Kajian Kualitas Hadis Ibn Majah No. 1388). Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Muhamad Ali Rozikin_E95214031.pdf

Download (1MB)

Abstract

Muhamad Ali Rozikin, 2018. Hadis Nisf Sha’ban Menurut Majlis Tafsir Alquran dan Ulama “Kajian Kualitas Hadis Ibn Majah no. 1388” Skripsi Jurusan Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.
Masalah yang diteliti dalam karya ini berawal dari munculnya organisasi yang memiliki ideologi kembali kepada Alquran dan Sunah yaitu Majlis Tafsir Alquran (MTA) di setiap materi kajiannya selalu merujuk pada Alquran dan Hadis, materi ini dicetak di lembara-lembaran kertas yang disebut dengan brosur. Dari sinilah kemudian tertarik untuk mengkaji isi brosur pada materi Amalan nisf sha’ban Ibn Majah no. 1388 yang di anggap da’if oleh (MTA). Adapun masalah yang ada dalam penelitian ini yang pertama adalah: Bagaimana kehujjahan hadis Ibn Majah no. 1388? Kedua, Bagaimana kehujjahan hadis Ibn Majah no. 1388 menurut Majlis Tafsir Alquran (MTA)? Dan ketiga, Bagaimana pendapat mayoritas ulama tentang hadis sunan Ibn Majah no. 1388? Hasil dari peneliti juga menemukan kesimpulan bahwa hadis Ibn Majah no. 1388 ini berstatus da’if karena Ibn Abi Sabrah yang banyak dinilai negatif oleh kritikus hadis. Namun status da’if yang disebutkan tidaklah membuat hadis ini ditolak, karena banyak hadis penguat yang menjelaskan tentang keutamaan nisf sha’ban seperti hadis riwayat al-Bukhari no. 1969, Muslim no. 1156, Abu Daud no. 2434, An-Nasa’i 151, dan Al-Tirmidzi no. 735. Sehingga hadis Ibn Majah no. 1388 yang setatusnya da’if namun matan hadis ini banyak yang sejalan dengan hadis lainya yang sahih. Pandangan ulama mengenai hadis Ibn Majah no. 1388 tentang keutamaan nisf Sha’ban Umar ibn ‘Abd al-Aziz pernah mengirim surat kepada pegawainya supaya menghidupkan malam nisf Sha’ban dengan banyak beribadah, Al-Allamah Syihabudin Ahmad mengatakan, untuk memperbanyak ibadah pada malam nisf Sha’ban baik dengan shalat, berdzikir atau bershalawat kepada Nabi Saw. Ibn Taimiyah mengatakan ada banyak sekali hadis Nabi tentang keutamaan nisf sha’ban dan merupakan suatu amaliyah yang biasa dilakukan ulama terdahulu. Pandangan para ulama tersebut mengenai keutamaan menghidupkan malam nisf sha’ban, menandakan bahwa di dalam bulan Sha’ban terdapat rahmat dan pengampunan Allah Swt.

Key word: Hadis, Nisf Sha’ban, Majlis Tafsir Al-Qur’an (MTA)

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rozikin, Muhamad Alimoch.alirozikin45@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Hadis
Uncontrolled Keywords: Hadis Nisf Sha'ban; Majelis Tafsir Al-Qur'an; MTA
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Hadis
Depositing User: RoIkin Muhamad Ali
Date Deposited: 18 Feb 2019 08:54
Last Modified: 18 Feb 2019 08:54
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/29898

Actions (login required)

View Item View Item