Tradisi nyadran di Dusun Pomahan Desa Pomahan Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro dalam perspektif teori tindakan sosial Max Weber

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Mufiroh, Tatik Atiyatul (2019) Tradisi nyadran di Dusun Pomahan Desa Pomahan Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro dalam perspektif teori tindakan sosial Max Weber. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Tatik Atiyatul Mufiroh_I03215016.pdf

Download (4MB)

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini ada dua yakni: (1) Bagaimana tradisi nyadran di Dusun Pomahan Desa Pomahan Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro. (2) Apa saja yang melatarbelakangi perubahan tradisi nyadran di Dusun Pomahan Desa Pomahan Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tindakan sosial Max Weber yaitu tindakan rasional dan irrasional yang dilakukan masyarakat berkaitan dengan tradisi nyadran, selain itu adanya perubahan tradisi ini hakikatnya adalah karena adanya perubahan rasionalitas pada masyarakat. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwasanya terdapat perubahan dalam tradisi nyadran di Dusun Pomahan yang dapat dikategorikan kedalam tiga bentuk yaitu,(1) Perubahan dari segi makna dan tujuan, dimana nyadran sebelumnya dimaknai sebagai tradisi sedekah bumi yang ditujukan kepada dhanyang yang menjaga sebuah dusun, desa atau kampung. Sedangkan saat ini nyadran dimaknai sebagai tradisi kirim doa untuk orang-orang yang telah meninggal dunia dan ditujukan kepada Allah SWT. (2) Perubahan dari segi teknis pelaksanaan, dimana nyadran sebelumnya dekat dengan hal mistik, diadakan dengan diiringi perayaan dan budaya-budaya Jawa yang kental seperti pementasan wayang dan gong serta mendatangkan sinden. Sedangkan pelaksanaan nyadran saat ini diiringi dengan budaya Islam yaitu diadakan pengajian umum dengan mendatangkan penceramah dan pertunjukan balada. (3) Perubahan dari segi struktur kepengurusan dan anggaran dalam tradisi nyadran, dimana nyadran sebelumnya ditangani oleh satu orang dan menghabiskan dana cukup besar, sedangkan saat ini dalam pelaksanaan nyadran sudah dibentuk kepanitiaan dan dana yang dianggarkan tidak memberatkan masyarakat. Selain itu perubahan pada tradisi nyadran di Dusun Pomahan disebabkan karena masyarakat saat ini memiliki ilmu pengetahuan umum dan agama yang semakin tinggi sehingga semakin rasional dalam melakukan tindakan-tindakan termasuk dalam melaksanakan tradisi nyadran.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Mufiroh, Tatik AtiyatulAtieayvidierra@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Sosiologi
Budaya
Tradisi Islam
Uncontrolled Keywords: Tradisi; Nyadran
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Depositing User: Mufiroh Tatik Atiyatul
Date Deposited: 07 Feb 2019 02:57
Last Modified: 07 Feb 2019 02:58
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/29238

Actions (login required)

View Item View Item