PSYCHOLOGICAL WELL BEING PADA DEWASA AWAL DALAM KELUARGA BROKEN HOME

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Ni'mah, Kanatin (2015) PSYCHOLOGICAL WELL BEING PADA DEWASA AWAL DALAM KELUARGA BROKEN HOME. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (660kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (117kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (189kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (287kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (123kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (260kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (113kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (169kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran psychological well being pada individu dewasa awal yang tumbuh dan berkembang dalam keluarga broke home. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif, dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tehnik wawancara dan observasi terhadap 2 orang subjek di usia dewasa awal dengan 4 orang significant other. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis tematik.
Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan gambaran psychological well being pada 2 subjek. Subjek 1 mampu memenuhi seluruh dimensi dari psychological well being artinya subjek 1 mampu menerima keadaan diri dan masa lalunya dengan baik, mampu menjalin hubungan dengan orang lain, memiliki kemandirian, mampu menguasai lingkungannya, memiliki tujuan hidup dan mengembangkan potensi diri dari waktu ke waktu. Sedangkan pada subjek 2 menunjukkan bahwa tidak mudah untuk mampu menerima keadaan diri dan masa lalunya, sulit untuk membina hubungan dekat dengan orang lain, adanya rasa ketergantungan pada orang lain, serta bersikap pasif terhadap lingkungannya namun telah memiliki tujuan hidup yang jelas terarah dan juga memiliki upaya untuk selalu mengembangkan potensi diri. Dari perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa subjek 1 memiliki tingkat psychological well being lebih tinggi dibandingkan subjek 2. Hal ini dipengaruhi oleh faktor dukungan social, usia dan juga religiusitas.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Ni'mah, KanatinUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Psikologi
Psikologi > Keluarga
Keywords: Psychological; Dewasa Awal; Keluarga; Broken Home;
Divisions: Fakultas Psikologi dan Kesehatan > Psikologi
Depositing User: Mr. Hanafi
Date Deposited: 22 Jan 2016 07:00
Last Modified: 22 Jan 2016 07:00
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/2916

Actions (login required)

View Item View Item