التعريب فى ألقرآن

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Mukhlis, Zainal (2000) التعريب فى ألقرآن. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Zainal Mukhlis_D02396071.pdf

Download (2MB)

Abstract

Perkembangan bahasa suatu bangsa tidak bisa terlepas dari ikut serta peran bahasa lain. lni juga terjadi pada bahasa bangsa Arab, yang mana sejak lama bangsa Arab menyerap kata-kata bangsa lain di dalam kehidupan mereka melalui hubungan perdagangan, keagamaan dan kebudayaan. Adanya penyerapan bahasa ini dilakukan dengan cara mereka sendiri. Seperti menggabungkan kata-kata asing tersehut ke ladald yang telah ada, lalu dirubah atau dikurangi sebagian huruf-hurufnya, kemudian lafald-lafald tersebut dipergunakan dalam kehidupan mereka sehari-hari, sehingga menjadi bahasa Arab yang fasih. Mengenai ada tidaknya asimilasi bahasa asing ke dalam Al-Quran para ulama berbeda pendapat. Sebagian dari mereka mengatakan bahwa di dalam Al­ Qur'an tidak ada kata-kata yang terserap (asimilasi) dari bahasa lain. Sebagian dari mereka juga berpendapat bahwa di dalam Al-Qur'an terdapat kata-kata yang terserap (terasimilasi) dari bahasa lain. Lalu sebagian lainnya berpendapat, sesungguhnya di dalam Al-Qur'an ada kata-kata yang serupa/sama dengan kata-kata yang ada pada bahasa lain. Dalam hal ini penulis berpendapat, bahwa di dalam Al-Qur'an ada kata- kata yang. terserap ( terasimilasi) dari bahasa asing. Akan tetapi kata-kata tersebut lah dijadikan bahasa Arah sebelum Islam datang, melalui cara-cara yang dipergunakan oleh orang-orang Arab. Lalu a1-Qur'an turun dengan menggunakan kata-kata tersebut. Dengan begitu kata-kata asing yang terserap ke dalam bahasa Arab yang ada di dalam Al-Qur'an itu terjadi sebelum a1-Qur'an diturunkan. Seperti kata (sutera tipis) yang sebelumnya bahasa Persi. Orang Arab waktu itu belum mengenal kata tersebut karena pada waktu itu peradaban mereka belum maju sehagaimana peradaban bangsa Persi. Kata ini (sindus) kemungkinan besar masuk wilayah Arab melalui hubungan antara keduanya. Lalu kata ini akhirnya menjadi bahasa Arab fasih, dan al-Qur'an turun dengan menggunakan bahasa tersebut. Sedangkan hikmah adanya asimilasi bahasa using ke bahasa Arab di dalam al-Qur’an adalah bisa menamhah pengetahuan orang-orang Arab terhadap istilah­ istilah baru yang tidak mereka miliki. Dengan begitu orang-orang Arab kaya dengan perbendaharaan bahasanya. J uga ten tang kebolehan adanya asi mi lasi bahasa pada suatu bangsa

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Mukhlis, ZainalUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Bahasa Arab
Al Qur'an
Uncontrolled Keywords: Bahasa asing; Bahasa Arab; al-Qur’an
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Bahasa Arab
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 14 Jan 2019 07:35
Last Modified: 15 Jan 2019 02:07
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/29037

Actions (login required)

View Item View Item