Pelaksanaan upah minimum regional di perusahaan (sarung tenun) Cabang Mas Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik: studi analisa hukum Islam

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Lailiyah, Lailiyah (1996) Pelaksanaan upah minimum regional di perusahaan (sarung tenun) Cabang Mas Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik: studi analisa hukum Islam. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Lailiyah_019100034.pdf

Download (17MB)

Abstract

Pada dasarnya bahwa manusia wajib berusaha dan berikhtiyar mencari rizki, akan tetapi makna wajib disini tidaklah memilih bidang usaha dan pekerjaan tertentu, melainkan Islam tetap memberikan kebebasan untuk memilih usaha dan pekerjaan yang sesuai dengan bakat, ketrampilan dan faktor-faktor yang mendukung dan berdasarkan halalan thoyyiba. Sementara di perusahaan Cabang Mas memberikan pemberian upah yang minimum selain itu juga tidak segera dibayar. Perumusan masalah penelitian ini adalah; 1. Sejauh pelaksanaan upah minimum yang diberlakukan oleh perusahaan Cabang Mas Cerme Gresik. 2. Bagaimana analisa hukum Islam terhadap pelaksanaan upah minimum di perusahaan Cabang Mas itu sendiri, adakah penyimpangan-penyimpangan dari aturan-aturan hukum Islam. Teknik penggalian data dari penelitian ini, peneliti menggunakan metode wawancara dan studi dokumentasi. Bahan-bahan hasil pengorganisasian data dengan penggunaan teknik deskriptif serta dianalisis dengan metode content analisis. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah; 1. Terkait dengan pelaksanaan perjanjian di perusahaan Cabang Mas kalau dianalisa dari hukum Islam dan hukum positif benar-benar tidak sesuai dengan kedua dalil tersebut, karena dalam pembuatan perjanjian kerja tidak ada ikatan yang jelas. 2. Adapun untuk masalah waktu pembayaran upah karyawan tentang waktu pembayarannya sudah tidak ada masalah, sebab perusahaan tersebut telah tepat waktu dalam pembarannya. Sehingga kalau dianalisa dari hukum Islam dan hokum positif benar-benar telai sesuai. Akan tetapi untuk masalah kadar upah karyawan di perusahaan Cabang Mas ini ternyata tidak sesuai dengan apa yang telah menjadi keputusan Menteri Tenaga Kerja, serta kalau dianalisa dalam hukum Islam maka perusahaan tersebut bias juga digolongkan orang yang mendzolimi sesamanya, karena sisi lain buruh diexploitasi tenaganya sedangkan sisi lain upah buruh direndahkan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Lailiyah, LailiyahUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Hukum Islam
Perusahaan Perdagangan
Upah Minimum
Uncontrolled Keywords: Upah minimum; hukum Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Arsip Syariah
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 21 Dec 2018 07:35
Last Modified: 21 Dec 2018 07:35
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/28922

Actions (login required)

View Item View Item