Konsep Fitrah Manusia dalam pandangan Sayid Mujtaba Musawi Lari

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Lumbawati, Eko (2009) Konsep Fitrah Manusia dalam pandangan Sayid Mujtaba Musawi Lari. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Eko Lumbawati_E01301093.pdf

Download (2MB)

Abstract

Sebagaimana yang telah kita ketahui manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang paling sempurna jika dibandingkan dengan makhluk-makhluk yang lainnya, mulai dari awal mula diciptakannya manusia dengan proses yang sebaik-baiknya penciptaan seperti: diciptakan dengan bentuk yang baik dan sempurna, diberi akal pikiran agar dapat mengenal baik-buruk, diberi hawa nafsu agar memiliki hasrat dan keinginan dalam hidup, dan diberi hati sebagai pedoman atau sebagai tolak ukur untuk mengenal, melihat dan memahami segala hal yang dilalui manusia dalam dunia yang fana ini untuk mengenal dirinya sendiri dengan sebaik-baiknya, mengenal fitrah diri manusia itu sendiri yang pada akhirnya dapat mengenal Sang Maha Pencipta yang Maha dari segala Maha. Masalah yang diangkat dalam pembahasana ini adalah bagaimana konsep Fitrah Manusia dalam Islam? Bagaimana konsep Fitrah Manusia menurut Sayid Mujtaba Musawi Lari? Skripsi ini merupakan jenis penelitian kepustakaan, yakni penyelidikan kepustakaan dengan menelusuri berbagai literatur yang ada relevansinya dengan pembahasan ini. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer yang diambil dari buku tokoh itu sendiri, dan data sekunder yaitu bahan penunjang yang dipakai dalam menyelesaikan skripsi ini. Yang pada akhir pembahasan mendapatkan kesimpulan diantaranya bahwa Fitrah dalam pandangan Sayid Mujtaba Musawi Lari adalah potensi dan dorongan yang menolak terhadap perbuatan buruk, perbuatan dosa dan mengarahkan manusia kepada kesempurnaan fitrah, menuju keimanan kepada Allah dan mengenal kepada Allah, yang terbagi menjadi tiga yaitu; fitrah yang bersifat kelangit-langitan (ruh) yang langsung berhubungan dengan zat Tuhan dan pengetahuan tentang Tuhan, fitrah yang bersifat ghaib kelangitan (hati nurani). Kemudian akal fikiran dalam kaitannya dengan alam fikiran yang bertugas untuk memikirkan segala sesuatu sesuai dengan fitrah akal yang menghubungkan antara jasad dan ruh dan yang terakhir adalah fitrah yang bersifat bawaan wujud fisik diri manusia yaitu hawa nafsu.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Lumbawati, Eko--UNSPECIFIED
Subjects: Agama dan Ilmu Pengetahuan
Keywords: Konsep fitrah manusia; Sayid Mujtaba Musawi Lari
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 20 Dec 2018 08:28
Last Modified: 20 Dec 2018 08:28
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/28903

Actions (login required)

View Item View Item