Analisis pendapat para ulama di Kabupaten Gresik terhadap penggunaan uang elektronik dalam transaksi

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Al- Uluwiyah, Nabila Zulfatien Nisa' (2018) Analisis pendapat para ulama di Kabupaten Gresik terhadap penggunaan uang elektronik dalam transaksi. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Nabila Zulfatien Nisa' Al- Uluwiyah_C72214048.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Skripsi ini adalah hasil penelitian lapangan dengan judul Analisis Pendapat Para Ulama Di Kabupaten Gresik Terhadap Penggunaan Uang Elektronik Dalam Transaksi. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan; Bagaimana pendapat para ulama di Kabupaten Gresik terhadap penggunaan uang elektronik pada setiap transaksi? dan Bagaimana analisis Fatwa DSN Nomor 116/DSN-MUI/IX/2017 tentang Uang Elektronik Syariah terhadap pendapat para ulama di Kabupaten Gresik terhadap penggunaan uang elektronik dalam transaksi? Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara. Selanjutnya data disusun dan di analisis menggunakan metode deskriptif analisis yaitu menggambarkan atau mendeskripsikan data yang di peroleh dari lapangan terkait hasil pendapat para ulama di Kabupaten Gresik terhadap penggunaan uang elektronik, untuk kemudian data tersebut diteliti dan dianalisis dengan menggunakan Fatwa DSN Nomor 116/DSN-MUI/IX/2017 tentang Uang Elektronik Syariah untuk dapat mengambil kesimpulan. Dari hasil penelitian ditemukan menurut para ulama di Kabupaten Gresik, uang elektronik adalah media pengganti uang tunai yang selama ini kadang menyulitkan dalam membawanya kini dipermudah dengan hadirnya uang elektronik. Hal ini dianggap sebagai satu bentuk pembaruan dari kartu ATM dan kartu debit yang biasanya hanya digunakan oleh orang- orang tertentu sedangkan uang elektronik dapat digunakan oleh berbagai kalangan. Sebab dalam proses memperolehnya tanpa harus menjadi nasabah terlebih dahulu. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan: pertama bahwa para ulama di Kabupaten Gresik sepakat menyatakan bahwa uang elektronik hanyalah sebuah alat bantu pembayaran di jaman modern dalam bentuk kartu yang dapat menyimpan nilai uang dalam bentuk digital. Dari sisi kelebihan, secara umum uang elektronik dapat mempermudah penggunaan dalam segala jenis transaksi meskipun dari sisi keamanan tidak sepenuhnya dapat diandalkan, sebab apabila kartu uang elektroniknya hilang maka nilai uang yang didalam kartu tersebut ikut hilang dan sebagai pemilik tidak dapat meminta pertanggung jawaban pada pihak manapun; kedua, Menurut pendapat para ulama di Kabupaten Gresik menyatakan bahwa uang elektronik halal dan boleh hukumnya selama uang elektronik tidak mengandung unsur gharar, tidak digunakan untuk hal yang dilarang agama, dan dalam pembelian saldo uang elektronik harus sejumlah dengan uang tunai yang dibayarkan agar tidak terjadi riba sebagaimana dalam Fatwa DSN-MUI No 116/ DSN-MUI/IX/2017 telah menyatakan bahwa uang elektronik syariah adalah uang elektronik yang sesuai dengan prinsip- prinsip syariah. Sejalan dengan kesimpulan diatas, bagi pihak penerbit uang elektronik, diharapkan dapat meningkatkan tingkat keamanan kepada konsumen/pengguna kartu uang elektronik dengan cara menggunakan kode pengaman berupa password/PIN pada setiap transaksi, sehingga konsumen tidak merasa dirugikan apabila terjadi kehilangan atau hal yang tidak diinginkan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Al- Uluwiyah, Nabila Zulfatien Nisa'nabilazulfatien@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Fatwa
Hukum Islam
Uncontrolled Keywords: Uang elektronik; Transaksi; Pendapat ulama
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Al Uluwiyah Nabila Zulfatien Nisa'
Date Deposited: 15 Nov 2018 07:13
Last Modified: 15 Nov 2018 07:13
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/28569

Actions (login required)

View Item View Item