AL-MAF’UL MUTHLAQ WA AGHRADHUHU FI SURAH AL-KAHFI : DIRASAH NAHWIYYAH

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Ismawati, Fani (2015) AL-MAF’UL MUTHLAQ WA AGHRADHUHU FI SURAH AL-KAHFI : DIRASAH NAHWIYYAH. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (581kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (518kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (520kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (667kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (436kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (488kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (764kB) | Preview

Abstract

Ilmu Nahwu menjadi salah satu diantaranya ilmu bahasa yang ada didalam Al-Quran. Istilah modern untuk menyebut kajian ini adalah sintaksis bahasa. Nahwu adalah kaidah-kaidah Bahasa Arab untuk mengetahui bentuk kata dan keadaan-keadaannya ketika masih satu kata (Mufrod) atau ketika sudah tersusun (Murokkab). Termasuk didalamnya adalah pembahasan shorof. Dalam ilmu nahwu ada pembagian مفاعيل . Disini peneliti meneliti tentang maf’ul mutlaq, maf’ul mutlaq adalah masdar yang secara lafadz jatuh setelah fiilnya yang menguatkan makna fiilnya, menjelaskan bilangannya, menjelaskan jenisnya atau mengganti fiilnya dengan bentuk lafadz. Penambahan dalam suatu kata kerja memiliki tujuan tertentu sehingga dapat memunculkan makna baru yang disebut dengan tujuan (fungsi). Namun, makna baru yang ada harus disesuaikan dengan konteks kalimatnya.
Surat Al-Kahfi (الكهف ) yang berarti “Gua” disebut juga Ashabul Kahf. Termasuk surah ke-18 dalam Al-Qur’an. Surah ini terdiri atas 110 ayat, termasuk golongan surat-surat makkiyyah. Dinamai Al-Kahfi dan Ashabul Kahf yang artinya Penghuni-Penghuni Gua. Kedua nama ini diambil dari cerita yang terdapat dalam surat ini pada ayat 9 sampai dengan 26, tentang beberapa orang pemuda yang tidur dalam gua bertahun-tahun lamanya. Selain cerita tersebut, terdapat pula beberapa buah cerita dalam surat ini, yang ke semuanya mengandung I’tibar dan pelajaran yang amat berguna bagi kehidupan manusia.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif (untuk memberikan gambaran dan penjelasan tentang penelitian ini). Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data-data yaitu metode dokumentasi dengan mencari data-data yang ada pada Al-Quran berupa ayat-ayat Al-Quran yang mengandung maf’ul mutlaq serta menjelaskan tujuan dari maf’ul mutlaq tersebut. Sumber data dalam penelitian ini selain Al-Quran juga buku-buku bahasa Arab yang memiliki hubungan dengan judul ini.
Hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis dalam penelitian ini adalah macam-macam maf’ul mutlaq dan tujuan dari maf’ul mutlaq yang terdapat dalam surat Al-Kahfi yaitu:
Adapun macam-macam maf’ul mutlaq yaitu:
1. Maf’ul mutlaq atau masdar lafdhi: 8 ayat
2. Maf’ul mutlaq atau masdar maknawi: 4 ayat
3. Maf’ul mutlaq mubham: 3 ayat
4. Maf’ul mulaq muhtas: 4 ayat
5. Maf’ul mutlaq muttasharif: 8 ayat
6. Maf’ul mut’laq ghoiru muttasharif: 3 ayat
Sedangkan tujuan-tujuan maf’ul mutlaq yaitu:
1. Makna li-taukidihi: 10 ayat
2. Makna li-bayani naui’hi: 2 ayat
3. Makna li-bayani adadihi: 3 ayat
4. Makna li-badali fi’lihi: 15 ayat

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Muntaha
Creators:
CreatorsEmailNIM
Ismawati, FaniUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Kesusastraan > Sastra Arab
Bahasa Arab
Uncontrolled Keywords: Maf'ul Muthlaq; Surah Al-Kahfi
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab
Depositing User: Users 18 not found.
Date Deposited: 24 Nov 2015 01:02
Last Modified: 24 Nov 2015 01:02
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/2844

Actions (login required)

View Item View Item