Tinjauan hukum Islam tentang bagian ahli waris (anak) yang tinggal serumah dengan pewaris lebih banyak dibandingkan ahli waris yang lain: studi kasus di Desa Kalipadang Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Purwono, Agus (2010) Tinjauan hukum Islam tentang bagian ahli waris (anak) yang tinggal serumah dengan pewaris lebih banyak dibandingkan ahli waris yang lain: studi kasus di Desa Kalipadang Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Agus Purwono_C01206015.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk menjawab beberapa rumusan masalah yaitu: 1) Bagaimana pandangan masyarakat Desa Kalipadang tentang bagian ahli waris (anak) yang tinggal serumah dengan pewaris lebih banyak dibandingkan ahli waris yang lain? 2) Bagaimana akibat dari pemberian bagian yang lebih besar kepada ahli waris (anak) yang tinggal serumah dengan pewaris dibandingkan ahli waris yang lain? 3) Bagaimana tinjauan hukum Islam tentang bagian ahli waris (anak) yang tinggal serumah dengan pewaris lebih banyak dibandingkan ahli waris yang lain? Skripsi ini hasil dari penelitian lapangan atau (field research). Metode pengumpulan data yang digunakan skripsi ini adalah dengan cara wawancara. Selanjutnya dianalisis dengan tehnik analisis deskriptif dengan pola pikir induktif. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan, bahwa bagian ahli waris (anak) yang tinggal serumah dengan pewaris lebih banyak dibandingkan ahli waris yang lain (suami/ isteri pewaris dan anak pewaris yang tidak serumah). Hal ini disebabkan karena ada 2 (dua) alasan, yaitu: 1) Adanya peralihan bagian harta waris milik orang tua kepada anak yang serumah, sebagai modal merawat orang tua jika tua kelak; 2) Anak yang serumah mendapatkan imbalan dari jasa merawat pewaris selama pewaris hidup sampai meninggal dunia. Pelaksanaan pembagian harta waris ini dilakukan dengan adanya musyawarah antar para ahli waris, tetapi sebelumnya para ahli waris tidak mengetahui bagian masing-masing. Pembagian warisan seperti ini bisa menimbulkan pennasalahan yaitu perselisihan antar ahli waris dalam pemilikan harta waris, dan menyebabkan hubungan kekeluargaan yang mereka miliki menjadi renggang. Melihat hal tersebut berarti masyarakat Desa Kalipadang dalam melakukan pembagian warisan tidak mengikuti ketentuan-ketentuan yang sudah ditetapkan dalam al-Qur'an maupun al-Hadis. Kesepakatan dalam pembagian warisan yang dilakukan masyarakat Desa Kalipadang tidak sesuai dengan pasal 183 KHI yang menyatakan bahwa "Para ahli waris dapat bersepakat melakukan perdamaian dalam pembagian warisan, setelah masing-masing menyadari bagiannya: Peralihan bagian harta waris milik orang tua kepada anak dapat diperhitungkan sebagai warisan, sesuai dengan ketentuan yang tennuat dalam pasal 211 KHI yang menyatakan bahwa "Hibah dari orang tua kepada anaknya dapat diperhitungkan sebagai warisan: Sedangkan imbalan yang diberikan kepada anak yang serumah karena jasanya merawat orang tua, merupakan pemberian yang jumlahnya diambilkan dari pengurangan bagian ahli waris yang lain dengan adanya musyawarah. Adapun saran bagi masyarakat Desa Kalipadang hendaklah mereka berpedoman pada al-Qur'an dan Hadits dalam melakukan pembagian harta warisan. Jika mereka tetap menggunakan kebiasaannya, hendaklah dalam musyawarah mendatangkan tokoh agama, sehingga hasil kesepakatan sesuai dengan ketentuan Hukum Islam.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Purwono, AgusUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Anak
Ahli Waris
Hukum Islam
Uncontrolled Keywords: Hukum Islam; ahli waris; anak yang tinggal serumah dengan pewaris
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Arsip Syariah
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 16 Oct 2018 07:51
Last Modified: 16 Oct 2018 07:51
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/28160

Actions (login required)

View Item View Item