Pemikiran tasawuf falsafi Ibnu Arabi

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Solichin, Solichin (2009) Pemikiran tasawuf falsafi Ibnu Arabi. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Solichin_E01304020.pdf

Download (3MB)

Abstract

Skripsi dengan judul "Pemikiran Tasawuf Falsafi lbnu 'Arabi" ini merupakan kajian pustaka yang berusaha untuk menjawab, hagaimana pemikiran tasawuf falsafi lbnu 'Arabi? Dengan latar belakang bahwa masih perlunya untuk memunculkan wacana tasawuf yang selama ini masih kurang dirasakan pada tataran akademisi k.hususnya di JAIN Sunan Ampel Surabaya. Tasawuf yang biasa diartikan sebagai jalan mendekatkan. diri pada Tuhan yang sangat erat berhubungan dengan ajaran spiritual teologis sehingga dapat menambah khazanah pengetahun dalam ilmu ketauhidan kita. Selain itu, Ibnu 'Arabi sebagai tokoh intelektual Islam yang dikenal sebagai syaikh al-akbar (Syekh Agung) yang telah n1en1iliki karya lebih dari 350 buku, perlu untuk diangkat kembali ke permukaan karena pemikirannya yang menjadi pencerahan dan sumber kreatifitas. Dan ia merupakan tokoh sufi dan pemikir yang menuliskan pengalaman rohaninya lewat cara fikir filsafat. Maka metode Penelitian ini termasuk penelitian berparadigma rasionalistik yang identik dengan menggunakan pendekatan filsafat. Oleh karena itu skripsi ini diharapkan akan menghasilkan tentang pemikiran tasawuf Islam, dan pemikiran tasawuf lbnu 'Arabi yang komperhensif, serta dibumbui dari analisis penulis. Data diperoleh dengan menggunakan kajian teks dan kepustakaan. Kemudian data dianalisis dengan pendekatan deskriptif deduktif analisis isi. Dalam penelitian ini penulis menerangkan tasawuf Islam secara umum ada dua aliran tasawuf sunni dan tasawuf falsafi,kemudian memfokuskan pada pemikiran tasawuf falsafi Ibnu Arabi, dalam pemikirannya, tentang Tuhan dan alam lbnu 'Arabi menggunakan simbol cermin, alam semesta sebagai cermin bagi Tuhan tajalli (penampakan tuhan secara dzohir). Tapi alam ini hanyalah wujud nisbi karena berasal dari dia yang memiliki wujud mutlak. Dengan simbol ini Ibnu 'Arabi menjelaskan pertama, sebab penciptaan alam, yakni bahwa penciptaan ini adalah sarana untuk memperlihatkan diri-Nya sifat dan asma-Nya Dia ingin memperkenalkan dirinya lewat alam. Dia adalah 'harta simpanan' (kanz makhfi) yang tidak bisa dikenali kecuali lewat alam, sesuai dengan hadis Rasul yang menyatakan hal itu. Karena Tuhan bersifat transenden sekaligus imanen. Kedua Tuhan dekat sekali dengan makhluk terutama pada manusia. Dan pada diri manusia sempurna insan kamil Tuhan mengaktualisasikan sifat dan asma-Nya secara paripurna, disitulah Tuhan melihat diri-Nya (sifat dan asma-Nya) dalam bentuk dzohir secara sempurna.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Solichin, SolichinUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Tasawuf
Uncontrolled Keywords: Tasawuf; lbnu 'Arabi
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: Editor : Arifah Wikansari------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 09 Oct 2018 04:38
Last Modified: 09 Oct 2018 04:38
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/28099

Actions (login required)

View Item View Item