Hermeneutika Tafsir Mimpi Sigmund Freud

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Zainuddin, Muhammad (2015) Hermeneutika Tafsir Mimpi Sigmund Freud. Undergraduate thesis, UIN SUNAN AMPEL SURABAYA.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (113kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (198kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (248kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (363kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (329kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (408kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (118kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (172kB) | Preview

Abstract

Dalam penelitian ini, peneliti bertujuan mengetahui pelbagai macam pemikiran Sigmund Freud terkait dengan tafsir mimpinya dan menganalisis lebih lanjut dengan hermeneutik kritik. Sehingga permasalahan yang diangkat oleh peneliti adalah: pertama, bagaimana pemikiran Sigmund Freud pada karya tafsir mimpinya, dan yang kedua, bagaimana analisis tafsir mimpi Sigmund Freud dengan menggunakan Hermeneutika. Tafsir mimpi Simund Freud mempunyai metode tersendiri dalam menganalisis mimpi-mimpi pasiennya, di antaranya adalah dengan metode refleksi. Penetralan terhadap pandangan seorang interpretasi juga diterapkan oleh Freud dalam metodenya. Namun Freud tidak melepaskan begitu saja metode-metode yang sudah sudah dikenal sebelumnya dan menjamur pada tafsir mimpi yang sudah ada, yaitu simbolisasi dan sandi rahasia (decoding). Freud percaya bahwa melalui simbol-simbol yang diproduksi oleh mimpi bisa mengetahui penyebab gangguan pasiennya, terutama pasien hysteria neurosis. Simbol-simbol Freud kebanyakan mengarah kepada libido seksual dan dijadikan sebagai pusat dalam akar permasalahan mimpi. Interpretasi yang bersifat kritis akan diterapkan dalam penelitian ini. Dengan menggunakan metode hermeneutik kritik, melalui metode difference dan dekonstruksi akan melahirkan konstruksi baru sehingga tidak berpusat mewakili being dalam tradisi pemikiran post modern. Hasilnya bahwa hermeneutika tafsir mimpi Sigmund Freud masih menjadikan libido seksual sebagai pusat dalam analisisnya. Logosentris dalam interpretasinya, yang berorientasi pada libido seksual diperlukan dekonstruksi, sehingga melahirkan kembali simbol-simbol mimpi multi tafsir dan menjadi kebenaran yang bersifat subjektif. Dan diafirmasikan kembali kepada pandangan tafsir mimpi yang lebih kaya, satu di antaranya seperti yang ada dalam pandangan khazanah keislaman.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Zainuddin, MuhammadUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Metafisika
Psikologi
Uncontrolled Keywords: Sigmund Freud; Tafsir Mimpi; Hermeneutika Kritis
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Pemikiran Islam
Depositing User: Mr. Supriyatno Hary
Date Deposited: 18 Nov 2015 09:26
Last Modified: 18 Nov 2015 09:26
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/2808

Actions (login required)

View Item View Item