Analisis hukum Islam terhadap putusan Pengadilan Agama Sidoarjo nomor : 05053/Pdt. G/2009/PA. Sda. tentang cerai gugat karena suami dipenjara

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Zarir, Misbahuz (2010) Analisis hukum Islam terhadap putusan Pengadilan Agama Sidoarjo nomor : 05053/Pdt. G/2009/PA. Sda. tentang cerai gugat karena suami dipenjara. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Mizbahuz Zarir_C01206041.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Skripsi ini adalah hasil penelitian pustaka (normatif) yang berjudul "Analisis Hukum Islam terhadap Putusan Pengadilan Agama Sidoarjo Nomor:05053/Pdt.G/2009/PA.Sda. tentang Cerai Gugat karena Suami Dipenjara". Penelitian ini bertujuan menjawab pertanyaan tentang bagaimana dasar hukum hakim dalam putusan pengadilan agama Sidoarjo Nomor:05053/Pdt.G/2009/P A.Sda? Dan bagaimana analisis Hukum Islam terhadap Putusan Pengadilan Agama Sidoarjo Nomor.05053/Pdt.G/2009/P A.Sda tentang Cerai Gugat karena Suami Dipenjara? Guna menjawab permasalahan di atas, penulis menggunakan teknik pengumpulan data melalui dokumenter dan interview atau wawancara langsung tidak terstruktur, dokumentasi yang berupa putusan Pengadilan Agama Sidoarjo, dan telaah pustaka yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif dengan pola pikir deduktif untuk memperoleh sebuah kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim memutuskan mengabulkan gugatan perceraian dikarenakan alasan sering terjadi perselisihan dan pertengkaran terus menerus yanag berpedoman dalam Pasal 39 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 jo, Pasal 19 huruf (f) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 jo. Pasal 116 Huruf ( f) kompilasi hukum islam. dan didukung dengan beberapa bukti tertulis maupun saksi. Keputusan Pengadilan Agama Sidoarjo dalam mengabulkan gugatan perceraian karena suami dipenjara sangat relevan dengan hukum Islam dan Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 meskipun pada dasarnya dalam pertimbangan hukumnya, hakim kurang memperhatikan tentang alasan tentang tidak tanggung jawabnya suami dalam memenuhi kewajibannya yaitu memberikan nafkah dan kurang menggali dalam inti permasalahan karena suami dipenjaranya tersebut. Sedangkan pertmibangan hakim yang mengabulkan atas karena alasan syiqoqnya menurut hukum islam sudah benar dan sudah sesuai seperti yang diajarkan dalam hukum Islam sejalan dengan kesimpulan diatas maka kepada para pihak yang terkait terutama bagi Para haldm henda.knya benar-benar mendalami dan mempertimbangkan dalam pengambilan keputusannya, sehingga tidak terjadi kekeliruan dalam pengambilan keputusan yang berakibat merugikan salah satu pihak yang berseteru. Bagi Para ulama', tokoh masyarakat, dan pejabat Desa sebaiknya dapat memberikan penjelasan kepada semua masyarakat akan pentingnya membina sebuah rumah tangga dalam mewujudkan tujuan perkawinan yakni terciptanya keluarga yang Saldnah, Mawaddah, dan Warahmah, sehingga jauh dari ancaman percerain.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Zarir, MisbahuzUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Cerai Gugat
Hukum Islam
Uncontrolled Keywords: Hukum Islam; putusan Pengadilan Agama Sidoarjo nomor : 05053/Pdt. G/2009/PA. Sda.; cerai gugat; suami dipenjara
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Arsip Syariah
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 30 Aug 2018 07:39
Last Modified: 30 Aug 2018 07:39
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/27908

Actions (login required)

View Item View Item