Fantasi pada popularitas tokoh Dilan dan Milea dalam film Dilan 1990 di kalangan Mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya: analisis subjek menurut teori Psikoanalisis Jacques Lacan

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Abriantoro, Willa Yuan (2018) Fantasi pada popularitas tokoh Dilan dan Milea dalam film Dilan 1990 di kalangan Mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya: analisis subjek menurut teori Psikoanalisis Jacques Lacan. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Willa Yuan Abriantoro_E71214046.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Popularitas film Dilan 1990 sebagai film hasil adaptasi novel berjudul Dilan: Dia Adalah Dilanku 1990 menjadi faktor utama film tersebut untuk dikenal oleh masyarakat Indonesia. Esensi utama dari sebuah film menjadi mudah dikenal, karena alur (plot), karakter, narasi cerita dan penokohannya. Film Dilan 1990 adalah film ber-genre drama romantis Indonesia yang mendominasikan popularitasnya pada tokoh pemeran utama, bernama Dilan dan Milea. Sebuah film bernuansa nostalgis yang mempresentasikan kisah asmara remaja SMA pada masa tahun 1990. Peristiwa maraknya popularitas film Dilan 1990, menjadi fenomena baru bagi mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya, sebagian mahasiswa menganggap telah menemukan makna terhadap pengalaman masa lalu mereka karena telah menonton film Dilan 1990. Film Dilan 1990 merupakan produk budaya media modern, secara fantastis telah mengalihkan cara pandang dan kebutuhan mahasiswa yang kompleks untuk memaknai realitas yang dipantulkan dari layar (screen), sehingga nampak esensial. Film Dilan 1990 akhirnya menjadi media yang secara psikis berhasil memberikan kenyamanan dan kerinduan nostalgis pada mahasiswa untuk mengeskpresikan makna pengalamannya yang dianggap hilang. Oleh karena itu rumusan masalah dalam skripsi ini meliputi bagaimana popularitas tokoh Dilan dan Milea dalam film Dilan 1990 di kalangan mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya; dan bagaimana fantasi pada popularitas tokoh Dilan dan Milea dalam film Dilan 1990 di kalangan mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya menurut teori psikoanalisis Jacques Lacan. Metode yang peneliti gunakan adalah metode kualitatif, yaitu memahami fenomena popularitas film Dilan 1990 pada sebagian mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya sebagai informan; melalui reaksi (ekspresi), persepsi, fantasi, tindakan dan lain-lain. Pada penelitian ini ditemukan adanya keterkaitan antara posisi mahasiswa UIN Sunan Ampel sebagai subjek (penonton) dan film Dilan 1990 sebagai media yang telah di adopsi menjadi pengalaman. Pada akhirnya hakikat subjek (mahasiswa) selalu mengalami (lack), tindakan itulah yang dirayakan subjek melalui fantasinya dari film Dilan 1990 sebagai cara subjek untuk menutupi kekurangannya (lackness).

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Abriantoro, Willa YuanAbriantorowilla@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Filsafat
Kebudayaan
Film
Uncontrolled Keywords: Fantasi; film Dilan 1990; mahasiswa; psikoanalisis
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat
Depositing User: Abriantoro Willa Yuan
Date Deposited: 16 Aug 2018 02:07
Last Modified: 16 Aug 2018 02:07
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/27656

Actions (login required)

View Item View Item