PROBLEMATIKA TERSINGKIRNYA PRODUK-PRODUK RUMAH TANGGA ANYAMAN BAMBU : STUDY PENDAMPINGAN MALALUI RISET PARTISIPATIF DI DESA KARANGKUTEN KECAMATAN GONDANG KABUPATEN MOJOKERTO

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Wijaya, Tangguh Handy (2014) PROBLEMATIKA TERSINGKIRNYA PRODUK-PRODUK RUMAH TANGGA ANYAMAN BAMBU : STUDY PENDAMPINGAN MALALUI RISET PARTISIPATIF DI DESA KARANGKUTEN KECAMATAN GONDANG KABUPATEN MOJOKERTO. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
cover.pdf

Download (448kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (125kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar isi.pdf

Download (181kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (329kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (307kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (11MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (246kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 6.pdf

Download (223kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 7.pdf

Download (225kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (136kB) | Preview

Abstract

Dengan fokus kajian yang diteliti antaralain : (1). Mengapa kapasitas pengrajin anyaman bambu menurun. (2). Bagaimana strategi pemberdayaan komunitas anyaman bambu yang di Desa Karang Kuten Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto. (3). Bagaimana peluang yang ada di dalam komunitas ayaman bambu yang ada di Desa Karang Kuten Kecamatan Gondang kabupaten Mojokerto.
Dalam menjawab fokus-fokus kajian tersebut, peneliti menggunakan teknik penelitian pendampingan terhadap komunitas nayaman bambu yang ada di Desa karang Kuten, dengan harapan masyarakat Desa karang Kuten bisa mandiri dan keluar dari masalah-masalah mereka setelah bersama –sama menkaji beberapa aset yang dimiliki serta gerakan yang dicapai demi memberdayakan masyarakat Desa Karang Kuten dalam sudut pandang ekonomi.
Sejauh ini, kelompok pengrajin anyaman bambu mengalami perkembangan yang kurang memuaskan. Karena mereka sulit untuk diajak karena dahulunya pernah ada proyek yang membuat mereka trauma karena produksinya kurang maksimal. Sehingga produknya tidak dibayar akibatnya mereka tidak bisa mengembalikan modal. Jadi mereka sulit untuk diajak membentuk kelompok lagi, pada waktu kejadian itu mereka malah terpecah belah menjdi dua bagian antara Sukomangu Barat dan Sukomangu Timur. Sedangkan dusun yang lain gulung tikar semuanya.
Bahwa progam yang diadakan oleh pemerintah hanya bersifat top down dan menimbulkan masyarakat menjadi pragmatisme. Sehingga masyarakat tidak mau menghendaki proses.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Hasan Bisri
Creators:
CreatorsEmailNIM
Wijaya, Tangguh HandyUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Dakwah > Dakwah, Masyarakat
Uncontrolled Keywords: Pendampingan; Ketrampilan; Produk Rumah tangga
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: Users 18 not found.
Date Deposited: 05 Feb 2015 07:50
Last Modified: 05 Feb 2015 07:50
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/275

Actions (login required)

View Item View Item