Penciptaan Nabi Adam AS sebagai Khalifah dalam Tafsir Al Azhar: study Tafsir Hamka

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Dahlia, Silvi Royyani (2018) Penciptaan Nabi Adam AS sebagai Khalifah dalam Tafsir Al Azhar: study Tafsir Hamka. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Silvi Royyani Dahlia_E03211078.pdf

Download (2MB)

Abstract

Manusia merupakan makhluk yang dianugerahi kesempurnaan dan kelebihan yang tidak dimiliki oleh makhluk Allah yang lain. Salah satu keistimewaan yang paling utama yang dimiliki manusia adalah akal. Dengan memiliki akal, manusia dapat memahami Ilmu Pengetahuan, membedakan mana yang baik dan bathil, mengembangkan dan mengelola alam sekitar menjadi lebih baik. Kelebihan inilah yang membuat manusia memiliki tanggungjawab berbeda dengan makhluk Allah yang lain. Tanggungjawab yang diemban manusia erat kaitannya dengan kapasitas manusia sebagai khalifah di bumi. Untuk itulah dalam penelitian ini merupakan hasil penelitian yang bertujuan untuk menjawab pertanyaan tentang: 1. Bagaimanakah Penciptaan Nabi Adam as sebagai khalifah di bumi, 2. Bagaimanakah tanggung jawab dan tugas Nabi Adam as sebagai khalifah dalam mengawali kekhalifahan manusia di bumi dalam pemikiran Haji Abdul Malik Karim Amrullah (HAMKA). Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif (kualitative research). Penelitian ini bersifat kepustakaan (library research) yang langkah-langkahnya melalui penggalian dan penelusuran terhadap kitab-kitab, buku-buku dan catatan-catatan yang berhubungan dengan penelitian ini. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan metode bersifat deskriptif analisis. Hasil penelitian yang diperoleh adalah Bahwasannya asal semula manusia terjadi ialah daripada tanah. Dalam ayat-ayat yang lain dijelaskan pula berkali-kali bahwa kejadian itu melalui mani, dan mani berpadu menjadi Nuthfah, menjadi ‘Alaqah, menjadi mudhghah; segumpal air, segumpal darah, segumpal daging, dan dari daging itu bertumbuh menjadi manusia. Bahan yang diambil untuk dijadikan manusia itu berasal dari bumi itu sendiri dengan diberi nyawa. Demikianlah Allah menghendaki; yaitu mengangkat khalifah-Nya di muka bumi ini. Sebagai khalifah di bumi, mempunyai Tanggung Jawab dan Tugas yang harus diemban. Terdapat tiga tanggung jawab, yakni Pertanggung jawaban pada diri sendiri, Pertanggung jawaban pada masyarakat dan Pertanggung jawaban pada Allah. Adapun dua tugas utama yang harus diamalkan, yaitu memakmurkan bumi (al-‘imarah) dan memelihara bumi dari upaya-upaya perusakan yang datang dari pihak manapun (ar-ri’ayah) termasuk di dalamnya memelihara akhlaq dan akidah mengingat peran manusia sebagai khalifah dan ‘abdun.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Dahlia, Silvi Royyanishilvy.leea@yahoo.comUNSPECIFIED
Subjects: Pemikiran
Keywords: Penciptaan; Nabi Adam; Khalifah; Hamka
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Dahlia Silvi Royyani
Date Deposited: 10 Aug 2018 03:29
Last Modified: 10 Aug 2018 03:29
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/27166

Actions (login required)

View Item View Item