A STUDY ON THE LEXICAL COHESION IN BROTHERS GRIMM’S FAIRYTALES

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Pertiwi, Elok (2015) A STUDY ON THE LEXICAL COHESION IN BROTHERS GRIMM’S FAIRYTALES. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (423kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (402kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (253kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (231kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (264kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (203kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (335kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (193kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (233kB) | Preview

Abstract

Sebagian besar orang di dunia ini dapat menerima informasi dengan membaca. Seluruh buku yang telah dibaca oleh manusia adalah karya sastra. Karya sastra dibagi menjadi dua jenis, sastra dewasa dan sastra anak-anak. Penulis memilih anak-anak sastra dan mengambil dongeng sebagai objek penelitiannya. Penelitian ini berfokus pada A Study On The Lexical Cohesion In Brothers Grimm’s Fairytale. Lexical Cohesion adalah salah satu cara untuk menganalisis cerita dalam dongeng, karena Lexical Cohesion adalah studi untuk menganalisis hubungan antara kosakata dan makna.
Dalam skripsi ini, penulis mengangkat macam-macam lexical cohesion dan fungsi yang digunakan dalam Brothers Grimm’s Fairytale. Penulis mengambil data dari dongeng yang ditulis oleh Brothers Grimm yaitu Hansel and Greetel, Little Red Riding Hood, Rapunzel, and The Frog Prince
Dalam tesis ini, penulis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif karena data yang dikumpulkan dalam bentuk kata-kata. Penulis menggunakan teori dari Halliday dan Hasan (1976) untuk menganalisis jenis dan fungsi dalam data. Data yang diambil adalah dalam bentuk kalimat dalam plot. Pembahasan dalam analisis ini meliputi riteration and collocation. Reiteration itu sendiri dibagi menjadi: Repetition, General word, Synonym, dan Superordinate. Dan pada Collocation sendiri dibagi menjadi: Complementaries, Antonym, Converse, Pair of word, Part to whole, dan Proximity.
Akhirnya, Penulis menemukan kata dari reiteration seimbang dengan kata pada Collocation. Ini berarti bahwa tidak ada perbedaan spesifik dalam kata lexical cohesion yang digunakan oleh penulis ketika ia menulis karya sastra. Jadi, penulis juga menemukan banyak fungsi dalam setiap jenis reiteration dan collocation, yaitu untuk mengembangkan imajinasi bagi pembaca, untuk merangsang pemahaman, menjelaskan kata yang ambigu menjadi jelas, dan memberi makna konkrit

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Murni Fidiyanti
Creators:
CreatorsEmailNIM
Pertiwi, ElokUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Bahasa Inggris
Kesusastraan > Kesusastraan Inggris
Keywords: Lexical Cohesion; Chidren’s Literature; Fairytale; Sastra; Dongeng; Cerita
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sastra Inggris
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 12 Nov 2015 07:54
Last Modified: 12 Nov 2015 07:54
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/2715

Actions (login required)

View Item View Item