LUDAH DAN TANAH SEBAGAI OBAT DALAM SUNAN ABU DAWUD NOMOR INDEKS 3895

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Fatimah, Siti (2015) LUDAH DAN TANAH SEBAGAI OBAT DALAM SUNAN ABU DAWUD NOMOR INDEKS 3895. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (388kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (557kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (539kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (746kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (562kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (242kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (359kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini adalah hasil Penelitian kepustakaan untuk menjawab permasalahan mengenai bagaimana kualitas serta pemaknaan hadis tentang pengobatan dengan ludah dan tanah.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian literer (library research). Jadi, pengumpulan data diperoleh dengan meneliti kitab yang berhubungan dengan ludah dan tanah seperti kitab Shahih al-Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Ibnu Majah dan lain sebagainya, kemudian dianalisa dengan menggunakan metode Takhrij dan I'tibar. Takhrij yaitu langkah awal untuk mengetahui kualitas suatu hadis. Dan I'tibar adalah menyertakan sanad-sanad lain untuk suatu hadis tertentu, yang hadis itu pada sanadnya tampak hanya terdapat seorang periwayat saja.
Hasil penelitian ini dilakukan untuk menunjukkan bahwa kualitas hadis tentang pengobatan dengan ludah dan tanah itu tergolong s}ahih dari segi sanad dan tidak bertentangan dengan al-Quran, Hadis yang lebih kuat dan nalar. Sehingga Hadis itu merupakan Hadis yang valid, bisa diamalkan, dan termasuk kategori “maqbul ma‟mulun bih” yang dapat dijadikan hujjah dan dapat diamalkan.
Sedangkan kajian matn-nya tidak ditemukan ayat al-Qur’an maupun hadis yang bertentangan dengan matan hadis, sehingga hadis ini dapat dijadikan hujjah (معمول به ). Sementara kandungan maknanya dapat dipahami bahwa pengobatan ini tidak dikhususkan pada tanah Madinah serta ludah Nabi saja namun tanah yang digunakan adalah semua tanah yang mengandung kesucian dan kebersihan, namun lebih diutamakan menggunakan tanah Madinah itu karena Madinah adalah kota yang mengandung berkah. Begitu juga dengan ludah, setiap ludah orang dapat dijadikan obat karena di dalam ludah mengandung enzim-enzim yang mampu untuk menyembuhkan luka namun semua tetap berasal dari Allah, oleh karena itu sepantasnya ketika melakukan pengobatan selalu menyertakan Allah dengan mengucap lafaz} Bismillah

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Zainul Arifin
Creators:
CreatorsEmailNIM
Fatimah, SitiUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Hadis
Tafsir
Uncontrolled Keywords: Hadits tentang Ludah; Obat; Sunan Abu Daud
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tafsir Hadis
Depositing User: Users 18 not found.
Date Deposited: 11 Nov 2015 02:56
Last Modified: 11 Nov 2015 02:57
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/2686

Actions (login required)

View Item View Item