Keanekaragaman dan kepadatan Macrofouling pada media terumbu buatan dengan bahan material beton normal dan beton campuran cangkang kerang di pantai pasir putih Situbondo

Abdul, Malik Imron (2018) Keanekaragaman dan kepadatan Macrofouling pada media terumbu buatan dengan bahan material beton normal dan beton campuran cangkang kerang di pantai pasir putih Situbondo. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Imron Adul Malik_H74214013.pdf

Download (8MB) | Preview

Abstract

Ekosistem terumbu karang di Pasir Putih Situbondo memiliki persentase tutupan karang yang sangat rendah. Salah satu upaya rehabilitasi terumbu karang yang rusak dapat dilakukan dengan penempatan terumbu buatan. Terumbu buatan yang ditanam di perairan Pasir Putih Situbondo terbuat dari bahan material beton normal dan beton dengan campuran cangkang kerang. Adanya terumbu buatan ini memungkinkan adanya biota yang hidup disekitarnya. Setiap benda yang terendam dalam air laut umumnya bisa ditempeli oleh biota penempel (biofouling), baik berupa microfouling (biofouling berukuran mikroskopis) maupun macrofouling (biofouling berukuran makroskopis). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kepdatan dan keanekaragaman macrofouling pada terumbu buatan beton normal dan cangkang kerang. Untuk pengambilan data macrofouling dilakukan dengan metode analisa deskriptif, dimana pengumpulan data biota dilakukan dengan cara menganalisis hasil dokumentasi dan pengamatan kondisi terumbu buatan. Indeks keanekaragaman pada terumbu buatan cangkang kerang dan beton normal yaitu 1,56 untuk cangkang kerang dan 1,28 untuk beton normal. Berdasarkan kategori indeks keanekaragaman (H’) nilai < 2,0 masuk dalam kategori rendah. Pada terumbu buatan bahan material cangkang kerang, nilai kepadatan tertinggi yaitu biota barnacle 39,6 individu/m2. Setelah itu untuk biota lainya yaitu bryozoan 34,3 individu/m2, oyster 28,2 individu/m2, tunicate 9,02 individu/m2, white encrusting sponge individu/m2, nudibranch 0,29 individu/m2, lili laut 3,2 individu/m2, dan pheophyciae 4,95 individu/m2. Sedangkan pada terumbu buatan bahan material beton normal kepadatan tertinggi yaitu pada biota barnacle dengan nilai 33,5 individu/m2. Setelah itu untuk biota lainya yaitu bryzoan 21 individu/m2, oyster (kerang) 17,8 individu/m2, white encrusting sponge 0,29 individu/m2, purple encrusting sponge 5,24 individu/m2, dan sea urchin 0,29 individu/m2.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Munir, Misbakhul
Uncontrolled Keywords: Terumbu Karang; Biofouling; Terumbu Buatan
Subjects: Ilmu Kelautan
Ekologi
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Ilmu Kelautan
Depositing User: Malik Imron Abdul
Date Deposited: 09 Aug 2018 03:48
Last Modified: 09 Aug 2018 03:48
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/26844

Actions (login required)

View Item View Item