Analisis morfometrik dan kelimpahan kepiting bakau (scylla sp) di wilayah hutan mangrove di Desa Banyuurip kecamatan Ujung Pangkah kabupaten Gresik Jawa Timur

Majidah, Lailiyah (2018) Analisis morfometrik dan kelimpahan kepiting bakau (scylla sp) di wilayah hutan mangrove di Desa Banyuurip kecamatan Ujung Pangkah kabupaten Gresik Jawa Timur. Engd thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Lailiyah Majidah_H74214014.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Pesisir Desa Banyuurip mempunyai sumberdaya alam hutan mangrove yang telah mengalami degradasi. Degradasi tersebut dikarenakan tekanan lingkungan akibat aktivitas manusia. Ekosistem hutan mangrove mempunyai fungsi yaitu sebagai daerah asuhan bagi pasca larva jenis-jenis tertentu dari ikan, udang, bangsa Crustacea (kepiting dan udang), serta tempat bersarang burung-burung. Informasi yang minim mengenai sumberdaya hayati mangrove dan kepiting bakau dapat menjadi faktor penghambat dalam usaha pemanfaatan dan pelestarian kepiting bakau (Scylla sp). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui morfometrik dan nilai kelimpahan kepiting bakau beserta analisis hubungannya dengan parameter lingkungan di pesisir Desa Banyuurip. Analisis morfometrik dilakukan dengan cara mengukur dan menganalisis bagian-bagian tubuh kepiting bakau. Pengamaan kepiting bakau untuk analisis morfometrik dilakukan di satu pengepul kepiting bakau di Desa Banyuurip dengan pengulangan tiga kali. Kelimpahan kepiting bakau beserta parameter lingkungan diamati in situ di tiga stasiun pengamatan mangrove Banyuurip dan dilakukan 3 kali pengulangan. Hasil analisis karakter morfometrik kepiting bakau di kawasan mangrove Desa Banyuurip menunjukkan terdapat tiga spesies kepiting bakau, yaitu Scylla serrata, Scylla tranquebarica, dan Scylla paramamosain. Tiga spesies tersebut dapat dibedakan berdasarkan warna karapas, bentuk alur “H”, bentuk duri frontal margin, bentuk dan duri pada capit, warna capit, serta corak pada pleopod. Kepiting bakau pada penelitian ini mempunyai hubungan antara lebar karapas dan bobot tubuh dengan kategori tidak isometrik dengan pola pertumbuhan allometrik positif. Kelimpahan kepiting bakau yang didapat pada semua stasiun rata rata mencapai 13166 ind/ha. Uji ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan kelimpahan kepiting bakau antar stasiun secara signifikan. Berdasarkan analisis pearson parameter lingkungan yang mempengaruhi kelimpahan kepiting bakau adalah mangrove, suhu, dan salinitas dan DO. pH tidak berpengaruh secara signifikan dikarenakan nilai hasil pengamatan yaitu konstan.

Item Type: Thesis (Engd)
Supervisor: Munir, Misbakhul
Uncontrolled Keywords: Kepiting bakau (Scylla sp); Morfometrik; Kelimpahan; Desa Banyuurip Gresik
Subjects: Ilmu Kelautan
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Ilmu Kelautan
Depositing User: Majidah Lailiyah
Date Deposited: 09 Aug 2018 02:10
Last Modified: 09 Aug 2018 02:10
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/26832

Actions (login required)

View Item View Item