Pemuda dan Islam Fundamentalis: studi peran pemuda dalam menyikapi paham Islam Fundamentalis di Kabupaten Pamekasan Madura

Arifin, Samsul (2018) Pemuda dan Islam Fundamentalis: studi peran pemuda dalam menyikapi paham Islam Fundamentalis di Kabupaten Pamekasan Madura. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Samsul Arifin_F52916019.pdf

Download (2MB)

Abstract

Ketika Fenomena fundamentalisme dalam Islam cukup mendapat perhatian dari khalayak. Fundamentalisme merupakan paham dan gerakan dalam agama yang berupaya kembali kepada apa yang diyakini sebagai dasar-dasar atau asas-asas agama. Kabupaten Pamekasan termasuk komunitas yang majemuk. Eksistensi kemajemukan agama di kota Gerbang Salam ini (Pamekasan) bisa dibuktikan melalui pengakuan negara terhadap semua agama. Adapun yang ingin dikaji dalam tesis ini, yaitu: (1) Bagaimana Sikap Pemuda Terhadap Gerakan Islam Fundamental di Kabupaten Pamekasan Madura (2) Apa yang Dilakukan Para Pemuda dalam Mencegah Gerakan Islam Fundamental di Kabupaten Pamekasan Madura (3) Bagaimana Peran Pemuda dan Potensi Gerakan Islam Fundamental di Kabupaten Pamekasan Madura
Untuk menjawab pertanyaan diatas secara mendetail, peneliti menggunakan pendekatan dengan metode kualitatif diskriptif. Metode ini yang akan memnggambarkan dan menjelaskan wujud sikap pemuda, dan pola gerakan yang dilakukan pemuda dan masyarakat. Inilah yang akan dipaparkan dalam tesis ini. Dari penelitian di lapangan ditemukan adanya; Keterlibatan pemuda dan ormas-ormas Islam di kabupaten Pamekasan memberikan kontribusi nyata terhadap pencegahan isu SARA dan penciptaan kerukunan umat beragama di Pamekasan. Apa yang dilakukan pemuda menunjukkan kehidupan harmonis tanpa konflik yang nyata walaupun sedikit gesekan yang dimungkinkan ada, misalnya persoalan khilafiyah, perbedaan pendapat dalam masalah furu’, tetapi hal demikian tidak mengemuka dan dapat diatasi. Sementara di daerah Kabupatenan Pameksan sendiri sikap toleransi masyarakat sangat tinggi, saling kepemahaman satu sama lain sangat tanpak, sehingga perbedaan itu dianggap hal alamiah, sunnatullah, tidak perlu diperdebatkan. Mediasi, dialog dan komunikasi yang inten dari semua pihak yang di komandani para pemuda ini berdampak nyata pada kehidupan masyarakat Pamekasan saat ini. Kesadaran masyarakat dalam menerima perbedaan sudah mulai tumbuh pada masyarakat Pamekasan. Tidak ada persinggungan atau sengaja menyinggung perasaan aliran lain. Masyarakat sudah biasa berbeda sehingga menganggap dan menyikapi perbedaan tersebut lebih dewasa. Masing-masing pemuka agama –baik secara individu maupun secara organisatoris– tidak menyinggung hal-hal yang berkaitan dengan aliran lain, sehingga menyebabkan ketersinggungan orang lain.

Email:
Item Type: Thesis (Masters)
Supervisor: Suis, Suis
Uncontrolled Keywords: Pemuda; Islam Fundamentalis
Subjects: Pemuda Islam
Divisions: Program Magister > Dirasah Islamiyah
Depositing User: Arifin Samsul
Date Deposited: 13 Aug 2018 03:52
Last Modified: 13 Aug 2018 03:52
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/26504

Actions (login required)

View Item View Item