Peran Gerakan pemuda (GP) Ansor dalam deradikalisasi keagamaan di Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Najib, Muhammad Ainun (2018) Peran Gerakan pemuda (GP) Ansor dalam deradikalisasi keagamaan di Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Muhammad Ainun Najib_F52916016.pdf

Download (16MB)

Abstract

Penelitian ini mencoba menjawab dua rumusan masalah, yang pertama tentang bagaimana peran nyata yang dilakukan Gerakan Pemuda (GP) Ansor dalam melakukan perubahan sosial keagamaan di Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo? Kedua, apakah faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan program kerja Gerakan Pemuda Ansor di Kecamatan Wonoayu?Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang lebih menekankan analisisnya pada proses penyimpulan induktif (inti permasalahan di akhir) serta pada analisis terhadap dinamika hubungan antar fenomena yang diamati. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik induktif yaitu dengan cara mengumpulkan data-data di lapangan, mereduksi data dan memverifikasi data untuk selanjutnya diambil kesimpulan data. Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan metode pengamatan, wawancara, dan dokumentasi.Temuan yang dihasilkan oleh penulis dalam penelitian ini ada dua. Pertama, Gerakan Pemuda (GP) Ansor dalam melakukan perubahan sosial kegamaan di Kecamatan Wonoayu berupaya membuat kegiatan yang berhubungan dengan anak muda dan tetap menerapkan nilai-nilai nasionalisme, kegiatan yang dilakukan sebagai sarana perubahan tersebut yaitu, membuat dan memanfaatkan media sosial berupa website, facebook, dan instagram, merancang program kewirausahaan yang meliputi kegiatan seminar wirausaha, mengadakan bazar, mengadakan pelatihan-pelatihan, melakukan pengkaderan di tataran cabang, anak cabang, sampai ranting, dan mengadakan kegiatan Rijalul Ansor dan ngaji kebangsaan. Di dalam pelaksanaan setiap kegiatannya, GP Ansor selalu menanamkan nilai-nilai paham ahlu as-sunnah wa al-jama’ah dan mengedepankan toleransi serta meneladani budaya yang telah ada kepada kader-kader Ansor.Kedua, terkait faktor pendukung dan penghambat realisasi program kerja. Karena mayoritas masyarakat Wonoayu adalah kaum Nahdliyin (Nahdlatul Ulama), mayoritas masyarakat Wonoayu sangat mendukung adanya program-program keagamaan yang dibuat oleh Gerakan Pemuda Ansor.Berkembangnya pendidikan formal yang terus maju, dan teknologi pengetahuan yang kian jauh pesat menjadikan masyarakat utamanya pemuda cenderung acuh terhadap pendidikan agama, yang mengakibatkan mereka awam terhadap pemahaman agama sehingga mudah dijejali dengan pemikiran-pemikiran dari paham radikal, selain itu banyaknya merangkap jabatan oleh masing-masing pengurus dan terbatasnya sumber dana mengakibatkan terhambatnya pelaksanaan program-Deradikalisasikeagamaan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Najib, Muhammad Ainunnajib.jenggolo@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Agama
Radikal dan Radikalisme
Uncontrolled Keywords: Gerakan Pemuda; GP Ansor
Divisions: Program Magister > Dirasah Islamiyah
Depositing User: Najib Muhammad Ainun
Date Deposited: 19 Mar 2019 09:34
Last Modified: 19 Mar 2019 09:34
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/26057

Actions (login required)

View Item View Item