HIDUP SEBAGAI MANUSIA PERAHU : KEARIFAN LOKAL SUKU BAJO KEPULAUAN SAPEKEN KECAMATAN SAPEKEN KABUPATEN SUMENEP

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Hermansyah, Hermansyah (2015) HIDUP SEBAGAI MANUSIA PERAHU : KEARIFAN LOKAL SUKU BAJO KEPULAUAN SAPEKEN KECAMATAN SAPEKEN KABUPATEN SUMENEP. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (342kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (193kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (207kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (379kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (358kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (821kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (214kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (297kB) | Preview

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini yakni, bagaimana kearifan lokal manusia perahu (Suku Bajo) di Kepulauan Sapeken Kecamatan Sapeken Kabupaten sumenep, dari permasalahan tersebut terdapat sebuah sub pembahsan didalamnya, antara lain pembahasan mengenai kearifan lokal manusia perahu (Suku Bajo) di kepulauan Sapeken Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep. Untuk mengungkap permasalahan tersebut secara menyeluruh dan mendalam, dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Sesuai dengan permasalahan tersebut maka teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan untuk melihat keunikan dari kearifan lokal manusia perahu diwilayah Jawa Timur kepulauan Sapeken Kabupaten Sumenep ini adalah teori habitus arena dan modal pieere Bourdieu. Dalam penelitian ini terdapat beberapa bentuk keunikan yang ditemukan sebagai bentuk kearifan lokal Manusia Perahu ( Suku Bajo ) yang ada di Kepulauan Sapeken Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep, diantaranya ialah: Manusia Perahu ( Suku Bajo ) memilih laut sebagai tempat tinggal mereka, melestarikan laut, tradisi melaut Suku Bajo, hukum adat Suku Bajo, jenis perkawinan dan bentuk pemukiman Suku Bajo. Lain daripada itu Manusia Perahu (Suku Bajo) yang ada di Kepulauan Kapeken Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep, selalu berupaya untuk menjaga adat-istiadat sebagai bentuk kearifan lokal Suku Bajo yang diwariskan secara turun temurun, demi menjaga keberlangsungan hidup anak cucu mereka.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Husnul Muttaqin
Creators:
CreatorsEmailNIM
Hermansyah, HermansyahUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Sosiologi
Keywords: Manusia Perahu; Kearifan Lokal; Suku Bajo
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Depositing User: Mr. Hanafi
Date Deposited: 07 Nov 2015 08:04
Last Modified: 07 Nov 2015 08:04
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/2559

Actions (login required)

View Item View Item