Profil kemampuan Penalaran Analogi siswa dalam mengontruks ide-ide Matematika di Kelas VIII SMP Negeri 1 Turi Lamongan

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rusdianto, Akhmad (2011) Profil kemampuan Penalaran Analogi siswa dalam mengontruks ide-ide Matematika di Kelas VIII SMP Negeri 1 Turi Lamongan. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Akhmad Rusdianto_D04207037.pdf

Download (2MB)

Abstract

Dalam belajar matematika, seorang siswa dituntut untuk bisa bemalar dalam menyelesaikan masalah matematika. Siswa dikatakan telah berhasil dalam belajar ilmu matematika jika siswa tersebut telah mampu memecahkan masalah matematika dengan baik dan benar dan cara menyelesaikanya telah sesuai dengan konsep matematika yang telah ada. Salah satu cara bemalar adalah dengan menggunakan analogi. Analogi dapat digunakan untuk menyelesaikan maslah matematika jika seorang siswa mampu menggunakan pengetahuan yang telah ada pada dirinya untuk menyelesaikan masalah yang baru. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan penalaran analogi siswa dalam memecahkan masalah matematika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah berupa tes kemampuan penalaran analogi (TPAM) yang diberikan kepada 32 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Turi Lamongan. Berdasarkan hasil tes, siswa dikelompokan menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok dengan kemampuan penalaran analogi tinggi, sedang, dan rendah. Sedangkan untuk mengetahui proses bemalar analogi siswa tersebut dalam memecahkan masalah matematika adalah dengan melakukan wawancara terhadap 2 siswa tiap masing­ masing kelompok. Hasil wawancara dideskripsikan sebagai proses siswa dalam memecahkan masalah matematika. Hasil analisis data TPAM menunjukan bahwa siswa di Sekolah tersebut rata-rata memiliki kemampuan bemalar yang sedang. Data hasil wawancara menunjukan bahwa siswa yang berkemampuan penalaran analogi tinggi mampu melakukan setiap tahap proses berfikir analogi dengan baik. Dan siswa yang berkemampuan sedang juga mampu melakukan stiap tahap berfikir analogi meski mengalami sedikit hambatan. Namun siswa yang berkemampuan analogi rendah cenderung tidak bisa menjelaskan alasan dari setiap soal yang dihadapinya.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rusdianto, Akhmad--UNSPECIFIED
Subjects: Matematika
Uncontrolled Keywords: Analogi; Penalaran Analogi; Pemecahan Masalah Matematika
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 24 Jul 2018 02:38
Last Modified: 24 Jul 2018 02:38
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/25538

Actions (login required)

View Item View Item