Dakwah kultural dalam bingkai toleransi agama: studi di Kampung Panca Mulya Kecamatan Banjar Baru Kabupaten Tulang Bawang Lampung

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

abdulloh, Muhammad (2018) Dakwah kultural dalam bingkai toleransi agama: studi di Kampung Panca Mulya Kecamatan Banjar Baru Kabupaten Tulang Bawang Lampung. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Mohammad Abdulloh_ F02716159.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena dilatarbelakangi oleh maraknya konflik di masyarakat yang mengatasnamakan agama, selain itu kegiatan agama yang tidak sependapat banyak disalahkan tanpa melihat pada situasi dan kondisi masyarakat yang bersangkutan tanpa memandang nilai toleransi dalam beragama, dakwah kultural di masyarakat dipandang oleh sebagian ulama’ merupakan kegiatan yang melanggar nilai ajaran agama Islam. Namun pada hakikatnya dakwah kultural merupakan kegiatan keagamaan yang efektif dalam mensyiarkan agama di kalangan masyarakat khususnya di negara Indonesia, dan hal ini yang terjadi di pelosok-pelosok daerah Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana yang terjadi di Kampung Panca Mulya yang peneliti jadikan tempat penelitian, meski terdapat perbedaan dalam satu kampung. Penelitian ini menggunakan dua rumusan masalah. Pertama, bagaimana dakwah kultural dalam bingkai toleransi agama di kampung Panca Mulya, kedua, bagaimana masyarakat kampung Panca Mulya menilai menilai toleransi agama. Dakwah kultural dengan bingkai toleransi agama dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi komunikasi. Penggalian datanya dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dan tidak terstruktur, dokumentasi dan triagulasi data. Sedangkan dalam menganalisis data peneliti menggunakan analisis deskriptif yaitu menggunakan kata-kata untuk menjelaskan fenomena-fenomena realitas atau data yang diperoleh di lapangan. Hasil penelitiannya menunjukkan dakwah kultural di Kampung Panca Mulya dalam bingkai toleransi agama tertuang dalam tiga media, yaitu yasinan, pengajian dan tanbihu al-ghofilin. Materi yang disampaikan tidak pernah menjelek-jelakkan keperayaan orang lain, sebab toleransi di kampung ini sangat tinggi meskipun terdapat tiga keyakinan yaitu Islam, Hindu dan Kristen. Kesimpulannya, dalam mewujudkan masyarakat yang toleransi harus didukung dengan kekuatan kepercayaan masyarakat terhadap Tuhan yang mengakui bahwa semua adalah ciptaan Tuhan. Sebab semakin fundamentan iman seseorang biasanya semakin kuat pula toleransinya, hal ini dapat dituangkan dalam pensyiaran agama menggunakan dakwah kultural.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmailNIM
abdulloh, Muhammadbrownaab10@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Komunikasi
Penyiaran Islam
Toleransi Islam
Uncontrolled Keywords: Dakwah; Kultur; Toleransi; Agama
Divisions: Program Magister > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Abdulloh Mohammad
Date Deposited: 05 Jul 2018 06:48
Last Modified: 05 Jul 2018 06:48
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/25379

Actions (login required)

View Item View Item