Peranan guru bimbingan dan konseling dalam menyikapi siswa di SMA Muhammadiyah 3 Tulangan-Sidoarjo: studi kasus tentang sifat arogan siswa SMP Muhammmadiyah 5 Tulangan yang melanjutkan di SMA Muhammmadiyah 3 Tulangan-Sidoarjo

Munifatin, Munifatin (2009) Peranan guru bimbingan dan konseling dalam menyikapi siswa di SMA Muhammadiyah 3 Tulangan-Sidoarjo: studi kasus tentang sifat arogan siswa SMP Muhammmadiyah 5 Tulangan yang melanjutkan di SMA Muhammmadiyah 3 Tulangan-Sidoarjo. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Munifatin_D03205078.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Sifat arogan adalah Sifat yang dimiliki oleh setiap manusia, , tulisan ini mengupas sejauh mana guru bimbingan dan konselinng dalam menyikapi sifat arogan yang ada. Penelitian ini mengangkat peranan guru bimbingan dan konseling bagi siswa yang berlaku arogan di SMA Muhammadiyah 3 Tulangan .Permasalahan yang ingin di jawab adalah bagaimana bentuk sifat arogan siswa SMP Muhammadiyah 5 Tulangan yang melanjutkan di SMA Muhammadiyah 3 Tulangan Sidoarjo, bagaimana peranan guru bimbingan dan konseling dalam menyikapi sifat arogan siswa di SMA Tulangan Sidoarjo. Dengan mengetahui bagaimana implementasinya, peneliti dapat menganalisis apakah pelaksanaan di lapangan telah sesuai dengan teori dan peraturan perundang-undangan (kebijakan) yang ada. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Data penulis ini dihimpun melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi mengenai pelaksanaan bimbingan dan konseling dalam menyikapi sifat arogan siswa, serta sarana dan prasarana Data yang diperoleh dipaparkan secara deskriptif dan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan pola pikir induktif, yakni berangkat dari faktor-faktor yang bersifat khusus, peristiwa yang konkret, kemudian ditarik satu generalisasi atau kesimpulan yang bersifat umum berdasarkan analisis kesesuaian antara pelaksanaan dengan teori dan kebijakan. Hasil dari penelitian ini SMA Muhammadiyah 3 Tulangan Sidoarjo telah menerapkan bimbingan dan konseling menurut kemampuan dan keberbakatan serta kebutuhan siswa didasarkan pada bakatnya. Bagi siswa yang bersifat arogan, dalam pembelajaran di sekolah. diberikan pendekatan dan membimbingnya serta mengarahkannya pada berbagai kegiatan keagamaan dan penyaluran bakat melalui kegiatan ekstrakulikuler. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan minat dan potensi yang dimiliki siswa. Dalam mengidentifikasi keberbakatan siswa, sekolah melaksanakan tes inteligensi, bakat, minat dan kepribadian.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Mukhoiyaroh, Mukhoiyaroh
Uncontrolled Keywords: Peranan guru; bimbingan dan konseling; sifat arogan
Subjects: Akhlak > Akhlak Tercela
Bimbingan Konseling
Guru
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Kependidikan Islam
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 24 May 2018 07:29
Last Modified: 24 May 2018 07:29
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/25205

Actions (login required)

View Item View Item