Interpretasi sufistik hadis tentang ru'yatullah fi al-akhirah dalam pandangan ulama nusantara: studi kitab Siraj al-Talibin karya Kiai Ihsan Jampes

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Adamiyah, Rofiatul (2018) Interpretasi sufistik hadis tentang ru'yatullah fi al-akhirah dalam pandangan ulama nusantara: studi kitab Siraj al-Talibin karya Kiai Ihsan Jampes. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Rofiatul Adamiyah_E05214011.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Tidak sebagaimana tafsir ishari Alquran, interpretasi ishari atas hadis Nabi tampak tidak banyak diangkat dalam penelitian. Para penulis tentang Ilmu sharh hadis hampir selalu melewatkan kecenderungan ishari dalam penjabaran hadis yang secara praktis telah mengakar sejak masa awal. Salah satu karya yang memuat intepretasi ishari adalah S}iraj al-T}alibin, karya Ihsan Jampes yang merupakan ulasan atas Minhaj al-T}alibin karya Al-Ghazali. Skripsi ini mengkaji tentang bagaimana pendapat ulama mengenai ru‘yatullah, serta bagaimana Kiai Ihsan Jampes mengintepretasikan hadis ru‘yatullah dalam pandangan tasawuf. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik dokumentasi dan studi pustaka (library research), lalu dianalis dengan metode deskriptif dan analisis isi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui interpretasi ishari Kiai Ihsan Jampes atas hadis ru‘yatullah dalam S}iraj al-T}alibin. Berdasarkan hasil penelitian, Kiai Ihsan Jampes mengikuti pendapat mayoritas ulama bahwa ru‘yatullah akan terjadi dan dialami oleh orang-orang mukmin kelak di akhirat. Kiai Ihsan Jampes kemudian mengintepretasikan hadis ru‘yatullah secara ishari. Kiai Ihsan yang menganut paham Ahlu Sunnah wal Jama’ah memiliki kecenderungan tasawuf sunni yang mengacu pada penyempurnaan akhlak mulia dengan memegang teguh Kitab dan Sunnah, serta aturan syariat secara umum. Kiai Ihsan sangat berhati-hati dalam mengungkapkan suatu hal sebagaimana yang dilakukan Al-Ghazali dalam mengemukakan pendapatnya, sehingga dapat diterima oleh ulama dan masyarakat luas. Kiai Ihsan menyatakan bahwa ru‘yatullah pasti akan terjadi bagi orang-orang mukmin. ru‘yatullah tidak hanya terjadi di akhirat saja, melainkan juga di dunia. Namun hanya orang-orang tertentu yang dapat mengalaminya. Hanya para wali Allah SWT yang mendapat karamah yang dapat mengalaminya dalam kondisi terjaga, namun tidak dapat dijangkau oleh akal.
Interpretasi Ishari, Ru‘yatullah, Siraj al-Talibin

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Adamiyah, Rofiatulmiaradcliffe5@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Tasawuf
Hadis
Uncontrolled Keywords: Interpretasi Ishari; Ru‘yatullah, Siraj al-Talibin
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Hadis
Depositing User: Adamiyah Rofiatul
Date Deposited: 11 May 2018 03:57
Last Modified: 11 May 2018 03:57
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/25016

Actions (login required)

View Item View Item