Problema ketahanan pangan akibat peralihan tenaga kerja dari sektor pertanian ke sektor lainnya di Desa Pakuniran Kecamatan Pakuniran Kabupaten Probolinggo

Hariyati, Riska (2018) Problema ketahanan pangan akibat peralihan tenaga kerja dari sektor pertanian ke sektor lainnya di Desa Pakuniran Kecamatan Pakuniran Kabupaten Probolinggo. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Riska Hariyati_I73214041.pdf

Download (6MB) | Preview

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah pertama tentang faktor-faktor penyebab masyarakat desa Pakuniran beralih dari sektor pertanian ke sektor lainnya dan yang kedua bagaimana akibat dari peralihan tersebut terhadap ketahanan pangan. Dari kedua rumusan masalah tersebut terdapat sebuah sub pembahasan didalamnya, antara lain tentang ketahanan pangan yang meliputi ketersediaan pangan, pertanian di desa Pakuniran, penyusutan rumah tangga petani di Jawa Timur. Metode yang digunakan oleh peneliti adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi,wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam melihat fenomena yang terjadi pada masyarakat Pakuniran yang beralih dari sektor pertanian ke sektor lainnya ini adalah teori Pilihan Rasional James S. Coleman. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa; (1) Penyebab peralihan tenaga kerja di desa Pakuniran didasari oleh lima faktor yaitu: pertama, faktor ekonomi, kedua, kurangnya keahlian petani Pakuniran dalam mengembangkan pertanian, ketiga, keinginan mencari pengalaman hidup, keempat, biaya pertanian yang semakin tinggi, dan kelima yaitu rasa malu dalam diri pemuda serta keinginan mempunyai pekerjaan yang lebih baik dari orang tua. Itulah beberapa faktor yang menyebabkan masyarakat desa Pakuniran banyak yang beralih profesi yaitu dari sektor pertanian ke sektor lainnya. Namun dari beberapa faktor tersebut yang paling banyak adalah dari aspek ekonomi, dimana di sektor pertanian tidak bisa memberikan kecukupan ekonomi keluarga mereka. (2) sebagian petani yang bertahan mempunyai tiga alasan. Pertama, mereka khawatir dengan ternak peliharaannya, kedua, meneruskan budaya petani dari orang tua, yang ketiga adalah tidak ingin jauh dari keluarga. (3) Peralihan tenaga kerja ini akan berdampak pada ketahahan pangan di desa Pakuniran, dimana dalam ketahanan pangan dipengaruhi beberapa aspek salah satunya adalah jumlah ketersediaan pangan dalam hal ini adalah beras, selain itu masyarakat Pakuniran juga belum bisa menikmati pangan yang beragam dan bergizi serta akses mereka terhadap keberagaman pangan sangat kurang. Meskipun jumlah poduksi padi meningkat namun hal ini tidak bisa menjamin kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat. Beberapa faktor juga ikut andil dalam kesejahteraan masyarakat seperti: harga produksi padi meningkat, harga kebutuhan pokok meningkat, bantuan beras pemerintah berkurang, dan kenaikan jumlah produksi padi tidak merata. Sehingga peralihan ke sektor lainnya berpengaruh pada ketahanan pangan.

Email:
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Siregar, Wahidah Zein Br
Uncontrolled Keywords: Ketahanan pangan; tenaga kerja; pilihan rasional
Subjects: Ekonomi
Pertanian
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Depositing User: Hariyati Riska
Date Deposited: 04 May 2018 07:57
Last Modified: 04 May 2018 07:57
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/24652

Actions (login required)

View Item View Item