Tinjauan hukum Islam terhadap pemberian nafkah suami kepada para isteri yang di poligami di Desa Segodobancang Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Insyani, Liris Wahyu (2010) Tinjauan hukum Islam terhadap pemberian nafkah suami kepada para isteri yang di poligami di Desa Segodobancang Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Liris Wahyu Insyani_C01206101.pdf

Download (1MB)

Abstract

Skripsi ini merupakan hasil penelitian lapangan yang bertujuan untuk menjawab pertanyan tentang permasalah: 1. Bagaimana pelaksanaan pemberian nafkah yang diberikan suami kepada para isteri yang dipoligami di desa Segodobancang Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo? 2. Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap keadilan nafkah yang diberikan suami kepada para isteri yang dipoligami di desa Segodobancang Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo? Data penelitian ini dihimpun dengan menggunakan teknik wawancara, yaitu suatu teknik pengumpulan data dengan cara tanya jawab untuk mendapatkan data tentang bagaimana pemberian nafkah dalam poligami secara langsung dengan menggunkan pertanyaan kepada para informan dan responden selanjutnya data di analisis dengan menggunakan metode diskriptif analisis dengan menggunakan pola pikir induktif. Dari data yang sudah diperoleh dan dianalisis diatas. Dapat disimpulan pertama: pelaksanaan pemberian nafkah suami yang dipoligami di Desa Segodobancang Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo yang dijalankan dari 3 (tiga) kepala keluarga yang melakukan poligami hanya I kepala keluarga yang melakukan adil terhadap para isterinya baik dari segi materiil maupun immateriil. Sedangkan 2 (dua) kepala keluarga lainya tidak melaksanakan dengan adil kepada para isterinya baik dari segi materiil maupun immateriil. Dari dua kepala keluarga, salah satu dari keluarga tersebut masih mau memberikan uang untuk kebutuhan anaknya sekolah. Kedua: Segala sesuatu yang berkenaan dengan keadilan nafkah dalam poligami tergantung pada masing-masing para isteri dengan kata lain, keadilan adalah proposional. Menurut beberapa ulama' keadilan dalam pemberian natkah itu hukumnya wajib bagi para isteri yang dinikahi dengan pemikahan yang sah. Terutama bagi para suami yang malakukan poligami. Baik dari segi materiil maupun immateriil. Dari 3 (ketiga) kepala keluarga yang melakukan poligami hanya I (satu) yang memenuhi syarat keadilan poligami yang di tinjau dari perspektif Imam Syafi'i yang dilakukan oleh para suami di Desa Segodobancang Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo. Sedangkan 2 (kedua) kepala keluarga kurang adil sesuai dengan syarat poligami yang ditinjau dari perspektif Imam Syafi'i. Sedangkan hukum Islam menilai keadilan dalam poligami terdiri dari 2 hal yaitu bersifat materiil dan immateriil, diletakkan secara proposional (menempatkan sesuatu pada tempatnya). Sejalan dengan kesimpulan diatas, Kepada seluruh kaum muslim, penulis menyarankan, bila ingin melakukan poligami hendaknya menyiapkan mental spiritual serta ilmu agar dapat memenuhi dan menjalankan ketentuan yang berlaku dalam poligami Islam, terutama mengenai keadilan, baik dalam bidang materiil maupun immateriil. Kepada para ulama' hendaknya meningkatkan penceramahan dan bekal ilmu terutama masalah poligami kepada masyarakat, khususnya di desa Segodobancang Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo yang rentan mengingatkan mereka tentang kewajiban berlaku adil dan cara mengaplikasikannya.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Insyani, Liris Wahyu--UNSPECIFIED
Subjects: Poligami
Uncontrolled Keywords: Pemberian nafkah suami; Poligami
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Editor : Arifah Wikansari------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 19 Apr 2018 02:47
Last Modified: 16 May 2018 02:23
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/24238

Actions (login required)

View Item View Item