Tinjuan hukum pidana Islam terhadap kejahatan Cyber Sabotage and Extortion dalam bentuk Virus Trojan House menurut Pasal 32 Ayat (1) jo Pasal 48 Ayat (1) UU. No. 11 tahun 2008 tentang ITE

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Cakra, Indra (2011) Tinjuan hukum pidana Islam terhadap kejahatan Cyber Sabotage and Extortion dalam bentuk Virus Trojan House menurut Pasal 32 Ayat (1) jo Pasal 48 Ayat (1) UU. No. 11 tahun 2008 tentang ITE. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Indra Cakra_C03206030.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Skripsi ini adalah hasil penelitian literatur (study pustaka). Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan tentang pertama, bagaimana sanksi hukum terhadap Kejahatan Cyber sabotage and extortion da1am bentuk virus trojan .kouse menurut pasal 32 ayat (1) jo pasal 48 ayat (1) UU. No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transakasi Elektronik (ITE) kedua, bagaimana tinjuan hukum pidana Islam terhadap sank.si hukum cyber sabotage and extortion dalam bentuk virus trojan house menurut pasal 32 ayat (1) jo pasal 48 ayat (1) UU. No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transakasi Elektronik (ITE). Jenis penelitian ini mengunakan penelitian kepustakaan, yaitu merujuk pada beberapa buku/literatur yang membahas materi yang bersangkutan dengan tindak pidana kejahatan cyber sabotage and extortion dalam bentuk virus trojan house dari undang-undang maupun buku-buku dan kemudian dari data-data tersebut ditinjau berdasarkan hukum pidana Islam dengan teknik deskriptif analisis dengan kerangka pikir deduktif. Melalui konsep jarimah ta’zir dengan pendekatan unsur-unsur umum maupun khusus jarimah. Hal ini didasarkan bahwa pada jarimah ta'zir hakim memiliki kewenangan yang luas untuk menetapkan suatu jarimah dan hukumannya sesuai dengan tuntutan kemaslahatan. Pada jarimah ta'zir ini, al-Qur ,an dan al-Hadist tidak menetapkan secara terperinci, baik bentuk jaJfmah maupun hukumannya. Hasil penelitian menyimpulkan sanksi tindak pidana cyber sabotage and extortion dalam bentuk virus trojan house bila ditinjau dari pandangan hukum Islam, dikategorikan kepada jarimah ta’zir atas kemaslahatan umum (mashlahah al mursalah), karena perbuatan tersebut merupakan kejahatan (jarimah) yang tidak diatur bentuk dan jumlahnya oleh syara' dan nyata-nyata mengganggu kemas1ahatan umum. Mengenai hukuman yang dikenakan kepada pelaku cyber sabotage and extortion dalam bentuk virus trojan house, dikenakan hukuman yang berkaitan dengan kemerdekaan yaitu berupa hukuman penjara yang dibatasi waktunya.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Cakra, Indra--UNSPECIFIED
Subjects: Teknologi > Teknologi Informasi
Uncontrolled Keywords: Kejahatan Cyber Sabotage and Extortion; Virus Trojan House
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Siyasah Jinayah
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 18 Apr 2018 06:49
Last Modified: 18 Apr 2018 06:49
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/24222

Actions (login required)

View Item View Item